Jakarta –
Read More : Ini 4 Fitur Unggulan di AlloFresh
Kementerian Komunikasi dan Teknologi Digital (Comdigi) mengeluhkan minimnya anggaran sehingga pengawasan terhadap ruang digital tidak berfungsi maksimal. Sementara itu di sisi lain, konten-konten negatif terus tumbuh subur di dunia maya, salah satunya adalah perjudian online.
Dalam rapat dengar pendapat Komisi I DPR, Direktur Utama Pengawasan Antariksa Digital Komdigi Aleksandar Sabar menyebut anggaran khusus departemen yang dipimpinnya mencapai Rp 173 miliar pada 2025.
Anggaran yang tersedia untuk DJSD pada tahun 2025 setelah dikurangi biaya perjalanan 50% adalah Rp 173 miliar yang setara dengan rupiah neto Rp 172 miliar dan PNBP Rp 1 miliar, kata Alex, Rabu (22 Januari 2025).
Alex mengatakan, anggaran Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital belum mencakup dukungan manajemen seperti operasional, gaji pegawai dan lain-lain.
“Jadi dengan posisi ini anggaran kita di Ditjen Pengawasan Ruang Digital tidak mencukupi dan terjadi defisit Rp 706 miliar. Dengan demikian, terdapat beban anggaran yang perlu ditanggung untuk memenuhi tanggung jawab Direktorat Jenderal Digital. Observasi luar angkasa,” kata Alex.
Sekadar informasi, Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital merupakan hasil revisi struktur organisasi pasca perubahan nama dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Cominfo) menjadi Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Comdigi) di Pemerintahan. Presiden Prabow Subianto. dan Wakil Presiden Jibran Rakabuming Raka.
Namun Alex juga membeberkan hasil kerja Comdigi dengan konten perjudian online.
“Aplikasi ini tampaknya memiliki konten perjudian online terbanyak, yaitu 1.429.063 antara tahun 2016 dan 21 Januari 2025,” katanya.
Alex mengatakan akibat buruk yang bisa dialami masyarakat jika kecanduan game ilegal tersebut, mulai dari kerugian finansial, kemerosotan psikologis, risiko keamanan data dan lain-lain.
Menurut CEO Digital Space Monitoring Komdigi, selain memproses konten perjudian online, Komdigi juga memblokir konten negatif lainnya. Sepanjang tahun 2016 hingga 21 Januari 2025, Komdigi tercatat telah memproses 6.349.606 konten.
Saksikan video “Video: Pemecatan 10 Pegawai Comdigy Karena Judol” (agt/agt)