Leicester –

Read More : Samsung Galaxy A56 Menampakkan Diri, Begini Wujudnya

Ruud van Nistelrooy meninggalkan Manchester United setelah Ruben Amorim tiba. Pria asal Belanda itu mengaku sedih sekaligus terhina.

Nistelrooy pertama kali datang ke MU sebagai asisten Erik ten Hag. Setelah manajernya dipecat, Nistelrooy ditugaskan menjadi manajer sementara Setan Merah.

Ia memimpin empat pertandingan, dan MU mampu terhindar dari kekalahan (tiga kemenangan dan satu kali imbang). Manajemen menunjuk Amorim, dan Nistelrooy dicopot dari posisi kepelatihannya.

Mantan penyerang United itu sebelumnya mengaku sedih dan kecewa dengan mantan klubnya. Belakangan, Nistelrooy mengaku memahami keputusan Amorim yang mengecualikannya.

“Ketika saya mengambil pekerjaan sementara, yang saya katakan adalah saya di sini untuk membantu United dan saya akan terus membantu United. Saya bersungguh-sungguh, Nistelrooy, lapor Daily Mail.

“Satu-satunya pekerjaan yang ingin saya ambil adalah sebagai asisten di United. Itu karena hubungan saya dengan orang-orang di klub, dan para penggemar.”

“Pada akhirnya, saya memikirkannya karena saya memahami manajer baru. Saya sendiri adalah seorang manajer. Anda dapat membayangkan situasinya, saya ada di sana… Saya mengerti.”

“Saya sudah bicara dengan Ruben soal itu, itu tepat untuknya. Saya berterima kasih atas pembicaraan ini, dari semua orang, manajer hingga manajer,” jelasnya.

Saat ini, Nistelrooy menjabat sebagai manajer Leicester City. Ia akan melanjutkan peran Steve Cooper yang dipecat.

Ruud van Nistelrooy mempunyai pekerjaan berat yang menantinya di Leicester. Pasalnya The Foxes berada di dasar klasemen setelah beberapa hasil buruk. (dalam/teluk)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *