Jakarta –

Read More : Merawat 74 Tahun Hubungan Indonesia-Thailand dengan Seni Jalanan

Seorang turis asal Rusia, Kamilla Beliatskaya (24), tewas terhantam gelombang besar di pulau Koh Samui, Thailand. Pacarnya sangat kesal.

Kamilla konon berada di dekat Lad Koh, tempat matahari terbenam yang terkenal di dekat pantai. Menurut pengawasan CCTV, Kamilla terlihat membawa matras yoga berwarna merah muda di sudut pandang Lad Koh sebelum jam 1 siang pada hari Jumat (29 November).

Setelah itu dia pergi sendirian ke tempat berbatu dan membentangkan tempat tidur.

Kantor Polisi Bo Phut menerima laporan pada pukul 13.30 bahwa ada seseorang yang tersapu ombak. Petugas penyelamat tiba di lokasi kejadian sekitar 15 menit kemudian, namun wanita tersebut sudah hilang, hanya ada kasur berwarna merah muda yang mengapung di air.

Wanita tersebut sedang berlibur ke Thailand bersama pasangannya Grigorii Anokhim. Pasangan ini telah bersama selama lima tahun dan berencana menikah pada Desember 2024. Mereka bahkan menikah sebelum menikah.

Grigorii mengetahui kecelakaan rekannya melalui media sosial.

“Pada hari kecelakaan itu, putri saya mengatakan dia akan bermain tenis, tapi saya tidak tahu kalau dia sudah beristirahat di Lad Koh,” kata Grigorii, dikutip The Independent, Kamis (12/5/2024).

“Saya baru membaca kejadian ini di media sosial dan sangat kesal dan bergegas ke lokasi kejadian untuk melihatnya,” tambahnya.

Tim penyelamat tidak bisa bergerak cepat. Upaya penyelamatan terhambat oleh kondisi laut yang berbahaya. Karena banjir, pencarian dihentikan sementara setelah 30 menit.

Polisi sedang menyelidiki laporan staf hotel setempat yang menyebutkan mereka melihat sesosok mayat terdampar di Pantai Chaweng Noi, sekitar 3,6 kilometer dari Lad Koh, pada Sabtu (29/11) pukul 23.00.

Rekan Kamilla mengkonfirmasi identitasnya dan jenazahnya dibawa ke rumah sakit di Koh Samui untuk diautopsi.

Kondisi berbahaya terlihat jelas pada hari terjadinya bencana dan operator jet ski telah memindahkan semua jet ski dari pantai sebelum bencana terjadi.

Kepala Pusat Penyelamatan Samui, Chaiyaporn Subprasert, mengatakan kepada media bahwa sistem peringatan telah diterapkan di semua pantai di pulau Koh Samui.

“Saat musim hujan, kami selalu memperingatkan wisatawan, terutama di kawasan berbahaya seperti Chaweng dan Lamai di mana bendera merah dikibarkan untuk memperingatkan agar tidak berenang,” ujarnya.

“Lokasi kejadian bukan tempat berenang melainkan tempat observasi. Korban mungkin kaget karena gelombang laut datang tiba-tiba,” imbuhnya.

Menyusul kejadian tersebut, pemerintah kota Samui menutup akses ke kawasan berbatu Lad Koh. Sementara itu, pihak berwenang setempat terus melakukan pencarian di laut untuk menemukan wanita yang hilang tersebut. Tonton video “Polisi Menemukan Sianida dalam Cangkir 6 Wisatawan yang Tewas di Hotel Bangkok” (Wanita/Wanita)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *