Jakarta –

Read More : Pengelola Taman Hiburan di Batu Diminta Lebih Serius Rawat Wahana

Pilot yang menyebabkan jatuhnya pesawat ringan di Pulau Great Barrier Reef Australia telah dijatuhi hukuman penjara.

Turis Inggris Jocelyn Spurway (29) meninggal dan warga negara Irlandia berusia 21 tahun Hannah O’Dowd terluka parah. Kemudian pesawat yang ditumpanginya jatuh ke pasir di Middle Island pada Januari 2017.

Juri memutuskan pilot Leslie Woodall bersalah karena mengemudi secara sembrono yang menyebabkan kematian dan cedera tubuh yang parah. Dia menghadapi penyelidikan singkat yang terfokus pada tindakannya setelah mesin pesawat tiba-tiba berhenti bekerja.

Woodall dijatuhi hukuman dua tahun penjara, ditangguhkan sepenuhnya. Artinya, dia bisa dibebaskan asalkan memenuhi syarat tertentu.

Video salah satu dari tiga penumpang di dalamnya ditampilkan selama persidangan tiga hari di Pengadilan Distrik Brisbane. Dia menangkap momen mesin pesawat mati dan Woodall membelokkan pesawat tajam ke kiri.

Cessna 172N dengan cepat kehilangan ketinggian sebelum sayapnya menghantam pasir dan terbalik.

Spurway menderita cedera tulang belakang yang fatal dan temannya O’Dowd menderita cedera otak traumatis dan serangkaian patah tulang. Woodall juga terluka parah dan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun di dalamnya mengalami patah pergelangan kaki.

Jaksa berargumentasi bahwa kecelakaan itu bukan disebabkan oleh kerusakan mesin, namun karena respon Woodall terhadap kegagalan tersebut.

Pakar penerbangan yang bersaksi di persidangan setuju bahwa Woodall, seorang pilot berpengalaman, bertindak bertentangan dengan pelatihan penerbangan dan praktik terbaik.

Mereka mengatakan sayapnya seharusnya dijaga tetap rata agar dia bisa meluncur dan mendarat dengan aman. Namun pembelaan Woodall berpendapat bahwa dia tidak punya banyak pilihan lain dalam situasi penuh tekanan seperti itu.

Menurut laporan Australian Broadcasting Corporation, dia mengatakan kepada petugas saat wawancara polisi di pengadilan pada tahun 2019 bahwa dia mencoba mencapai gundukan pasir.

“Saya memutuskan untuk tidak mendarat karena airnya dalam. Saya khawatir dengan risiko tenggelam dan risiko hiu banteng,” kata pilot.

“Saya sepenuhnya yakin bahwa saya telah melakukan semua yang saya bisa untuk menjamin keselamatan mereka yang berada di kapal,” katanya. Tonton video “Video: Pesawat menabrak cerobong asap di Brasil, 10 orang tewas” (msl/fem)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *