Jakarta –

Read More : Pilu Warga Gaza Tak Saling Kenal gegara Kurus karena Kelaparan

Sebuah kisah viral tentang seorang ibu yang menemukan anaknya diberi pil berminyak oleh walinya. Dia memposting foto pil biru dan oranye milik operator dan mengatakan steroid tersebut adalah deksametason dan pronici.

“Ini salah satu obat keras untuk orang dewasa, tapi diberikan kepada anak kita selama 1 tahun bayangkan,” tulis akun @linggra.k, dikutip detikcom atas izin contact person. ) 2024).

Linggra mengira anaknya EL gemuk karena selama ini pengasuhnya telah memberinya makanan yang cukup. Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan meminum pil ampuh yang akan mempengaruhi hormon bayi saya.

Linggra melihat kondisi anaknya semakin memburuk setelah menghentikan pengobatan. Pada hari ke 9 setelah menghentikan pengobatan, badan EL mulai terasa lemas.

Tak hanya itu, EL menolak makan dan minum dan hanya tidur saja. Hal ini membuat Linggra memutuskan untuk membawa putranya ke dokter.

“Dokter memberi tahu E.L. bahwa dia tidak bisa bergerak karena dia tidak memiliki hormon kortisol, sehingga dia harus segera menyuntikkan hormon tersebut,” ujarnya.

Pemberian obat yang mengandung lemak selama setahun mengganggu produksi hormon dalam tubuh EL. Bahkan perut lelaki kecil itu terpaksa mengolah obat ampuh itu.

Sebulan setelah saya berhenti minum obat, bengkak di badan EL mulai berkurang. Selama menjalani perawatan di Singapura, Lingga mengatakan kortisol masih rendah dan perlu waktu agar kadarnya kembali normal.

Sementara itu, pengobatannya tetap dengan obat hormonal, bisa 3 bulan, 6 bulan, atau bahkan setahun, tergantung respon tubuh anak, kata Lingga. Saksikan video “Video: IDAI ingin regulasi penjualan obat padat lebih baik” (kna/kna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *