Jakarta –
Read More : Christopher Nkunku Dikabarkan Setuju Gabung Bayern
Desa Batuan merupakan salah satu Desa Wisata BRLiaN 2022 yang ada di Kecamatan Sukowati, Kab. Gianyar, Bali terkenal dengan keindahan alam dan kemampuan seninya. Bahkan menjadi pusat kesenian Bali dimana masyarakat desa ini mempunyai ketrampilan dan kemampuan menggambar, membuat gambar, mengukir kayu dan kerajinan lainnya.
Kota ini juga memiliki beberapa kuil bersejarah yang patut untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pura Puseh Batuan. Kehadiran pura ini tidak hanya meningkatkan pengalaman spiritual pengunjung tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian lokal melalui pariwisata dan budaya.
Kepala Kota Batuan, Ari Anggara mengatakan, nama Kota Batuan berasal dari kata ‘baturan’, aksara Baturan. Teks ini berisi tentang seni dan budaya yang berkembang di masyarakat.
“Desa kami merupakan salah satu dari sedikit desa tua di Bali yang menyimpan banyak potensi budaya. Banyak tarian tradisional yang berasal dari desa ini. Selain itu juga dikenal sebagai desa yang banyak memiliki seniman, pemusik, dan perajin yang sudah terkenal di dunia. keterangan tertulis Provinsi Bali, Senin (2/12/2024).
Ia mengatakan, keterampilan profesional pemuda di desanya terus ditingkatkan melalui workshop. Seni lukis cadas terkenal dengan ciri-cirinya yang sangat detail dan kompleks, sebagian di antaranya dinyatakan sebagai warisan budaya pada tahun 2018.
Ia juga mengatakan, kelompoknya tidak hanya fokus pada kerajinan tangan dan keluarga, tetapi juga tertarik untuk menjaga lingkungan. Bantuan yang diterima melalui kehadiran dunia usaha di kota ini tidak hanya akan membantu meningkatkan perekonomian negara tetapi juga mengajarkan negara tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sementara itu, Ketua BUMDesa Desa Batuan Praja Kerta, Gianyar Bali Ni Luh menjelaskan kepada Sukma Dewi, saat ini sudah banyak usaha yang ada di Desa Batuan, antara lain Warung Desa, Pengelolaan Sampah, Program Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas), Wilayah Kerja. Reduksi-reuse-reuse sampah (TPS3R) merupakan salah satu cara pemanfaatan sampah yang ada di suatu daerah atau masyarakat dengan hadirnya AgenBRILInk.
“Khusus unit usaha pengelolaan sampah, setiap Banjar (dusun) dalam sebulan membawa sampahnya ke Balai Banjar. Kemudian petugas langsung membuang sampahnya di TPS3R dan dijadikan kompos dengan pepohonan,” imbuhnya.
Selain itu, BUMDesa Praja Kerta yang berdiri pada tahun 2018 juga memiliki pusat bisnis Pusma Aman, yaitu pusat makanan khas yang dihasilkan dari TPS3R. Puspa Aman merupakan program pemerintah yang berupaya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kebun keluarga atau lahan kosong. Lahan ini dapat dikembangkan sebagai lahan pangan untuk meningkatkan taraf pangan keluarga, sehingga dapat digunakan untuk menambah pendapatan.
“Mulai tahun 2022 kami mencoba menggunakan konsep “the right person in the right place” yang artinya kami memperbarui unit organisasi yang ada di Bumdesa agar dapat memanfaatkan dan mengelola potensi yang dimiliki.
Bergabunglah dengan Program Desa BRILLIANT dan Tingkatkan Investasi Awal
Melihat potensi dan kemajuan yang ada, Desa Batuan pun turut serta dalam program Desa BRLiaN 2022 yang dilaksanakan BRI. Melalui program ini, Desa Batuan Sukawati mendapat bantuan dan dorongan dari BRI untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.
“Dorongan dan bantuan yang diberikan akan berdampak besar terhadap perkembangan dunia usaha, bahkan ini merupakan bagian dari anggaran BUMDesa setiap tahunnya, masing-masing sebagai modal pertama yang digunakan untuk membangun kota. Sebenarnya saya berharap apa yang menjadi warisan Batuan, khususnya warisan budaya “yang kita terima lebih dari 1.000 tahun yang lalu, terus tumbuh dan hidup di tanah air,” kata Ari.
Dalam kesempatan lain, SEVP BRI Ultra Micro M. Candra Utama mengungkapkan bahwa BRLiaN Village merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan model pengembangan masyarakat melalui penerapan kepemimpinan masyarakat tingkat tinggi dan semangat gotong royong untuk meningkatkan peluang kota berbasis keberlanjutan. perkembangan. tujuan (SDG’s).
Hingga triwulan III tahun 2024, Program Desa BRILIaN melaporkan terdapat 3.957 desa yang aktif dan siap maju.
Program BRLiaN City merupakan wujud nyata komitmen berkelanjutan BRI terhadap pembangunan sosial dan ekonomi demi kemaslahatan masyarakat. “Semoga kita bisa berkontribusi dalam pemulihan perekonomian daerah,” pungkas Candra (akn/ega).