Jakarta –

Read More : Kamala Harris Banjir Dukungan Gantikan Joe Biden di Pilpres AS

Departemen Perdagangan Amerika Serikat telah meminta penjelasan Nvidia mengenai chipnya yang jatuh ke tangan Tiongkok selama beberapa tahun terakhir.

Nvidia kemudian mencari informasi dari Super Micro Computer dan Dell Technologies untuk memeriksa beberapa pelanggannya di Asia Tenggara. Langkah ini juga mencakup chip AI Nvidia di server buatan Super Micro dan Dell.

Setidaknya lima orang dilaporkan terlibat dalam penyelundupan chip Nvidia dan sejauh ini lolos dari penyelidikan Super Micro.

โ€œKami ingin pelanggan dan mitra kami menegakkan peraturan pengendalian impor secara ketat. Penyalahgunaan produk bekas dan penjualan kembali di pasar abu-abu akan merugikan bisnis kami, bukan keuntungan kami,โ€ kata juru bicara Nvidia dalam sebuah pernyataan. . Keluaran

Cara yang dilakukan untuk barang selundupan ini adalah beberapa konsumen menggandakan nomor seri server yang dibeli dari Super Micro dengan chip Nvidia. Nomor seri tersebut kemudian ditautkan ke server lain milik mereka.

Namun pada kasus lain, para penyelundup ini juga mengubah nomor seri sistem operasi di server, demikian lapor detikINET, Jumat (20/12/2024).

Pada saat yang sama, Dell setuju untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, termasuk peraturan terkait ekspor produk ke distributor dan pengecer. Jika mitra tidak mematuhi persyaratan tersebut, mereka mengaku akan mengambil tindakan tegas, termasuk pemutusan kontrak.

Demikian pula, Super Micro mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan akan mengambil tindakan tegas terhadap ekspor pihak ketiga yang tidak sah atau mengekspor kembali produknya.

โ€œSupermicro mematuhi seluruh persyaratan penjualan dan ekspor sistem GPU kepada pihak yang memerlukan lisensi khusus berdasarkan Peraturan Penjualan dan Ekspor Sistem GPU,โ€ kata Supermicro. Tonton video “Huawei Bangun Chip AI untuk Saingi Nvidia H100” (asj/asj)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *