Jakarta –

Read More : Gara-gara Antony, MU Didoakan Kalah 0-5 di Final Piala FA

Isu banyaknya PHK yang terjadi pada generasi Z menjadi perdebatan antara Ridwan Kamil dan Pramono Anung pada debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2024. Awalnya, Ridwan Kamil dan Suswono bertanya pada pasangan tersebut. Pramono Anung dan Rano Karno tentang apa yang ingin mereka lakukan menanggapi isu PHK di tengah generasi Z.

Saat dijawab, Ridwan Kamil menanggapinya dengan menjelaskan program yang ingin dilaksanakannya berupa dana energi sosial atau bansos selama 3 bulan bagi Generasi Z yang menjadi korban PHK.

“Kami menambahkan, secara teknis jika dipecat maka mitra RIDO akan membuat program pemberian dana energi sosial selama 3 bulan sebelum bisa melamar kerja kembali,” kata Ridwan Kamil dalam acara debat virtual, Minggu (6/10). ). /2024).

Soal besaran yang diberikan, Ridwan Kamil menyebut nantinya pihaknya akan menyesuaikan dengan kebutuhan APBD DKI Jakarta. Yang jelas, Ridwan Kamil menegaskan negara akan hadir untuk generasi Z yang menjadi korban PHK.

“Jumlahnya akan kami hitung sesuai kebutuhan APBD. Ini kehadiran negara bagi siswa Gen Z di rumah saat diberhentikan,” jelas Ridwan Kamil.

Pramono sendiri menawarkan program taktis bagi korban PHK. Ia menawarkan untuk mengoptimalkan talenta generasi Z yang menjadi korban PHK. Misalnya saja fokus pada pengembangan ekonomi kreatif.

Pihaknya juga akan memberikan layanan konseling khusus bagi korban PHK, agar generasi Z yang menjadi korban PHK tidak kehilangan arah hidup ketika kehilangan pekerjaan.

Bagaimana talenta mereka didukung oleh negara dan negara ada untuk itu. Saya tidak bisa membayangkan ekonomi kreatif di level Gen Z luar biasa,” kata Pramono. (benda/itu)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *