Jakarta –

Read More : Cristian Gonzales Support 2 Pondok Yatim dari Bonus Main Bola

Ibu Sonya Septian, Vati Siregar, meninggal karena penyakit yang dideritanya. Vati Siregar meninggal dunia pada Minggu (29/9/2024).

Sonny Septian mengaku sedang belajar menerima kematian ibunya. Meski mengaku sangat sulit, Sonny Septian tahu itu yang terbaik untuk ibunya.

Saat menjadi bintang tamu di Rumpi, Trans TV, Jakarta Selatan, suami Fairuz mengaku masih suka salah shalat sepeninggal ibunya.

“Beberapa hari terakhir ini, setiap selesai sholat, aku berdoa, ‘Ibu sehat ya Tuhan, panjangkan umurnya,’ aku masih suka berdoa. Namun ketika saya teringat kembali, “Ya Tuhan, saya salah shalat, maafkan saya ya Tuhan,” ujarnya, Kamis (10/10/2024).

Sadar doanya salah, Sonia Septian pun langsung mengubahnya. “Aku langsung berkata, ‘Tuhan, luaskan kuburan ibuku, ampuni segala dosanya,’ itulah yang aku doakan.” Saya langsung mengubahnya,” ujarnya lagi.

Hingga saat ini, Sonny Septian kerap menulis tentang kerinduannya akan kepergian ibunya untuk selama-lamanya. Ia pun bertanya kepada para ilmuwan apakah ini bukan masalah dan apa dampaknya.

“Jawabannya tidak ada apa-apa,” ujarnya, “asalkan tetap tenang dan berdoa, ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap menjadi orang yang lebih baik dan lebih baik lagi sebelum kita meninggal,” ujarnya.

Sebelumnya, Sonny Septian dan Elma Teano menceritakan kronologi meninggalnya ibu mereka.

“Terakhir sebelum dibawa ke ICU, ibu tidak bisa makan dan minum selama dua hari, dia dibawa ke ICU karena kami khawatir, ya, dia dibawa ke ICU selama seminggu. di unit perawatan intensif. Dia terus makan dan minum lewat selang,” kata Elma Teana saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (29/9/2024).

Kondisi ibu berubah pasca operasi pemasangan selang untuk saluran cerna.

“Setelah dioperasi, saya diinfus, nama saya juga seusia saya, tapi alhamdulillah ibu saya semuanya stabil, tapi dia masih di ruang perawatan. Kapel. jelasnya. Elmo Teano.

Hingga Minggu (29/9/2024) dini hari, Elma Teano mendapat kabar duka dari adiknya yang sedang merawat ibunya di rumah sakit.

“Dengar, 4 atau 5 jam, kan? Jam 4 kakak telpon “Thea Elma datang” aku bilang “Bu ada apa?” “Datang saja dulu” “Bu ada apa?” Aku datang, sudah larut, semuanya sudah dibawa keluar, “kata Elma Teana. )

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *