Jakarta –
Read More : Kemenkes Ungkap Seks Berisiko Jadi Salah Satu Penularan Mpox di RI
Mengapa kamu sering mengantuk? Jika pertanyaan ini muncul, mungkin ini saatnya mengevaluasi gaya hidup Anda sehari-hari. Pasalnya, penyebabnya mulai dari gaya hidup yang buruk hingga gangguan fungsi tubuh.
Tidur merupakan suatu hal yang wajar dan sangat diperlukan bagi setiap manusia. Mengantuk dan tidur memungkinkan tubuh beristirahat untuk meregenerasi sel, memperbaiki bagian tubuh yang rusak, dan mempersiapkan aktivitas keesokan harinya. Mengapa kamu sering mengantuk? Inilah penyebabnya
Dilansir dari Healthline, berikut penyebab sering mengantuk yang berisiko mengganggu produktivitas sehari-hari1. Apnea tidur
Sleep apnea adalah kondisi serius yang membuat Anda sulit mengontrol pernapasan saat tidur. Gangguan tidur ini dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti rasa kantuk berlebihan, tidur gelisah, tekanan darah tinggi bahkan diabetes.
Sleep apnea terjadi karena jaringan di bagian belakang leher mengendur saat tidur sehingga menutupi sebagian saluran napas (Obstructive Sleep Apnea Sleep). Sleep apnea juga dapat terjadi ketika otak tidak dapat mengirimkan sinyal saraf yang tepat ke otot pernapasan (central sleep apnea).
Gejala khas dari sleep apnea adalah: Mendengkur keras saat tidur dan sakit kepala saat bangun tidur. Kesulitan berkonsentrasi dan fokus pada sesuatu. Sindrom Kaki Gelisah (RLS)
Sindrom kaki gelisah atau RLS adalah nyeri pada otot kaki yang disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Gangguan otot kaki berisiko menyebabkan rasa kantuk berlebihan akibat kurang istirahat.
RLS dapat diobati dengan cara memijat atau merendam kaki dengan air hangat sebelum tidur, menghindari olahraga pagi dan menambahkan suplemen zat besi untuk mengatasinya.3. Narkolepsi
Narkolepsi terjadi akibat perubahan jadwal tidur sehingga menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari. Detikers dapat mengatur ulang waktu tidur dan memulai pola hidup sehat dengan menghindari kafein, alkohol, dan rokok sebelum tidur.4. Depresi
Depresi jangka panjang dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang dan menyebabkan rasa kantuk keesokan harinya. Stres dan depresi dapat diatasi melalui terapi, pengobatan dan perubahan gaya hidup sehingga nutrisi yang diserap tubuh mampu mengatasinya dengan sebaik-baiknya.5. Masalah tidur karena usia
Usia juga menjadi faktor penyebab kantuk berlebihan di siang hari. Kasus ini biasanya terjadi pada orang lanjut usia dengan aktivitas fisik yang minim. Namun bisa juga terjadi pada orang dewasa non-lansia yang lebih produktif pada malam hari dibandingkan pada siang hari 6. Hipersomnia idiopatik
Penderita hipersomnia idiopatik dapat tidur lebih dari 12 jam, namun tetap merasa mengantuk di siang hari. Kasus hipersomnia idiopatik dapat terjadi karena: Kurang tidur (begadang karena lembur) Faktor lingkungan (suara keras di dekat seseorang) Pekerjaan shift yang berat Gangguan depresi dan kecemasan. refluks, asma dan nyeri kronis) Perubahan zona waktu Gangguan tidur (sleep apnea, sleepwalking, narkolepsi, insomnia).
Gejala khas hipersomnia idiopatik adalah: Merasa lelah sepanjang waktu Perlu tidur siang Masih merasa mengantuk bahkan setelah tidur malam dan siang hari Kesulitan berpikir dan mengambil keputusan. Anda tidak merasa segar setelah bangun tidur. .
Selain ketujuh faktor di atas, rasa kantuk berlebihan juga disebabkan oleh insomnia yang disebabkan oleh arthritis atau fibromyalgia. Kasus nokturia (sering buang air kecil di malam hari) juga mempengaruhi kualitas tidur seseorang
Penyebab sering ngantuk bisa diatasi dengan berbagai solusi. Detikers dapat mencoba mengatur gaya hidupnya sendiri, dibimbing oleh petugas kesehatan atau memantau dan berkonsultasi secara cermat jika sedang mengalami penyakit lain (penyakit penyerta 1). Cari tahu penyebab gejala mengantuk Anda
Rasa kantuk yang berlebihan bisa terjadi karena kurang tidur atau karena pengobatan medis lainnya. Berikut yang harus dilakukan bila rasa kantuk berlebih terjadi akibat kualitas tidur yang buruk: Tingkatkan kualitas dan kuantitas tidur Dapatkan continuous positive airway pressure (CPAP) untuk sleep apnea Dapatkan terapi perilaku kognitif (CBT-I) untuk penderita insomnia sleep apnea Kondisi ini bisa diatasi dengan: Fokus pada penyembuhan penyakit Memperbaiki jam tidur Menerapkan pola hidup sehat.2. Terapkan gaya hidup sehat
Bagi mereka yang memiliki gaya hidup buruk, penyebab sering mengantuk menjadi pertanda untuk melakukan perubahan gaya hidup. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah: Menghindari rokok, alkohol, dan minuman berkafein sebelum tidur (minimal 4 jam sebelum tidur) Mengikuti aktivitas relaksasi untuk menghindari kecemasan di malam hari. pola makan bergizi Mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat seperti menonton televisi di dalam ruangan Sesuaikan suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Buatlah jadwal tidur yang dipatenkan Segeralah tidur ketika Anda merasa mengantuk.
Jika sudah sangat serius, penyebab sering mengantuk dan cara mengobatinya lebih cepat bisa dilakukan dengan segera berkonsultasi ke dokter. Solusi yang ada diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan atau gangguan produktivitas akibat sering mengantuk. Tonton video “3 Tanda Anda Mengalami Gangguan Tidur” (baris/baris)