Jakarta –

Read More : Dua Bandara di Italia Diserang Hacker Rusia

Kementerian Komunikasi dan Digital (COMDIGI) terus menyelidiki akun media sosial yang mempromosikan perjudian online. Sejauh ini, Komdigi telah memblokir tiga akun Instagram yang pengikutnya hampir setengah juta.

Tiga akun media sosial adalah @literasi.story dengan 439.000. pengikut, @gadis.terkini dengan 233k pengikut dan @adeliaa.ajah dengan 321k pengikut.

CEO Komdigi Digital Space Supervision Alexander Sabar mengungkapkan, tiga akun Instagram mendukung, mendukung, dan terhubung ke situs game online.

Atas perintah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, kami akan terus menindak tegas situs-situs yang mencemari ruang digital dengan game online, kata Sabar seperti dikutip dalam siaran pers. Diakses detikINET pada Rabu (4/12/2024)

Secara total, antara 20 Oktober dan 4 Desember 2024, Comdigy menghapus 428.969 situs web dan alamat IP, 19.250 konten/akun Meta dengan detailnya, 9.842 berbagi file, 3.836 di Google/YouTube, 2.201 di Platform X, dan 464.440 konten terkait perjudian online . 222 di Telegram dan 118 di TikTok. Sementara itu, sejak 2017 hingga 4 Desember 2024, ComDigi memblokir 5,3 juta konten terkait game online.

Sabar mengatakan perjudian online menjadi permasalahan serius bagi masyarakat. Sebagian besar jenis permainan ini adalah permainan daring yang menyamar dengan gameplay di belakangnya.

“Pertandingan tersebut tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menimbulkan ancaman terhadap kesehatan mental dan keamanan informasi pribadi pemain,” katanya. Situs perjudian online, lanjut Alexander Sabar, kerap menggunakan situs ilegal dan tidak memiliki kebijakan privasi yang jelas. Informasi pribadi pemain yang terdaftar di situs game online disalahgunakan.

Menurutnya, data pribadi yang paling sering diincar sindikat judi online adalah nomor ponsel, alamat email (email/email), dan nomor rekening bank. Informasi ini dapat digunakan oleh orang yang tidak berwenang.

“Didiklah diri Anda sendiri dengan mengenali cara kerja kejahatan dunia maya. Jangan sembarangan membagikan informasi pribadi Anda ke website atau aplikasi yang tidak dikenal, dan jangan melaporkan kebocoran data kepada pihak berwajib,” tutupnya. Saksikan “Video: Pekerja ComDigi membangun 1.000 pabrik fakta dalam serangkaian fakta” ​​(agt/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *