Honolulu –
Read More : Volkswagen Mau Tutup Pabrik di Jerman, Penjualan di RI Cuma Segini
Musim hujan di Indonesia biasanya berlangsung enam bulan dalam setahun. Bagaimana perasaan Anda jika hujan turun selama hampir setahun?
Pada Minggu (10 November 2024), dilihat dari Western Regional Climate Center (WRCC), warga Peternakan Manuavili di Pulau Oahu, Hawaii, AS mengalami peristiwa hujan terpanjang yang pernah dialami. Hujan ini turun selama 331 hari pada tahun 1939–1940.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan hujan terus menerus di pulau tersebut. Yang pertama adalah pengaruh angin pasat, yaitu angin yang bertiup terus-menerus dari timur ke barat di wilayah khatulistiwa.
Angin pasat membawa uap air dari Samudera Pasifik, yang kemudian mendingin saat mencapai Pulau Oahu. Pendinginan ini menyebabkan terbentuknya awan dan akhirnya turun hujan.
Faktor selanjutnya adalah topografi pulau yang terdapat pegunungan tinggi seperti Gunung Kuolau dan Gunung Waianae di tengahnya.
Angin pasat yang bertemu pegunungan ini menambah kelembapan udara dan mendinginkannya, yang kemudian menyebabkan hujan lebat.
Lalu ada pengaruh curah hujan orografis, yaitu fenomena angin pasat yang mengangkut uap air dari laut, kemudian angin tersebut menghalangi pegunungan di tengah pulau, sehingga udara naik dan mendingin.
Hal ini menyebabkan uap air di udara mengembun dan membentuk awan hujan. Proses ini berulang ketika angin pasat terus bergerak dan bertemu dengan berbagai puncak gunung di pulau tersebut.
Selain Peternakan Manuawili, Peternakan Kaneohe, Oahu, Hawaii juga mengalami 296 hari hujan pada tahun 1922-1923.
Lalu ada Pali Half Field, Oahu, Hawaii yang pernah diguyur hujan selama 247 hari pada tahun 1993-1994.
Rekor hujan terlama di dunia yang berlangsung selama 881 hari berturut-turut atau hampir 3 tahun juga terjadi di Pulau Oahu. Acara ini diadakan di Honomu-Maki antara tahun 1913 dan 1916. Tonton videonya: Hujan salju bulan November di Seoul adalah yang terberat sejak tahun 1907 (bnl/fem)