Jakarta –
Read More : Sebelum Dikabarkan Dilantik, Thomas Djiwandono Sudah Bertemu Sri Mulyani
Kartu elektronik atau pembayaran elektronik adalah kartu yang memungkinkan pengguna jalan membayar tanpa uang tunai. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa kartu pembayaran elektronik bisa kadaluarsa atau kadaluwarsa. Kehilangan saldo saat kartu pembayaran elektronik habis masa berlakunya?
Akun media sosial Jasa Marga X (sebelumnya Twitter) mengungkapkan, kartu e-toll bisa habis masa berlakunya jika pengguna jalan tol melebihi batas normal perjalanan di jalan tol. Dalam hal ini, pengemudi akan disadap saat keluar gerbang tol.
Waktu tempuh maksimal yang ditentukan adalah 1,5-2 kali lebih lama dari waktu tempuh normal. Sedangkan pada jalan tol dengan sistem transaksi tertutup terintegrasi, batas waktu maksimalnya disesuaikan dengan kecepatan rata-rata kendaraan dan jarak atau panjang jalan tol.
Kartu tol elektronik merupakan salah satu bentuk verifikasi transaksi yang dilakukan PT Jasa Marga berdasarkan penilaian waktu penggunaan jalan tol oleh pengemudi. Sasarannya adalah mengelola nihil kerugian dan mengamankan pendapatan pembayaran berkualitas tinggi.
Kartu yang kadaluarsa tidak mengakibatkan hilangnya saldo pembayaran elektronik. Saldo kartu pembayaran elektronik akan dikenakan biaya gerbang keberangkatan dan kedatangan, namun gerbang tidak akan dibuka.
Bagaimana solusinya jika kartu pembayaran elektronik habis masa berlakunya dan tidak dapat dipegang? Pengendara tidak perlu takut, cukup menekan tombol bantuan di mesin gerbang tol untuk mendapatkan bantuan dari petugas dalam menyelesaikan transaksi.
Jadi jika #KawanJM juga lolos, tekan tombol bantuan di mesin gerbang tol otomatis (GTO) untuk mendapatkan bantuan dari petugas di gerbang tol untuk menyelesaikan transaksinya, tulis Yasa Marga dalam postingannya, Senin. 29/4/2024).
(fdl/fdl)