Jakarta –
Read More : Youtuber Mukbang Nikocado Avocado Berhasil Pangkas 113 Kg, Apa Dietnya?
Ginekolog AS Dr Lauren Juyia mengungkap perjalanannya mengidap kanker usus di usia muda. Dia didiagnosis menderita kanker usus stadium 4 pada tahun 2022 ketika dia berusia 37 tahun.
Saat itu ia mengalami gejala-gejala yang tidak pernah ia sangka menjadi awal dari diagnosis kanker. Seperti apa ceritamu? Simak fakta berikut ini. Rasa lelah yang Anda alami diyakini merupakan hal yang wajar.
Lauren menceritakan, pada Agustus 2022 ia mengalami rasa lelah yang tak kunjung reda. Awalnya ia mengira itu adalah kelelahan biasa yang disebabkan oleh berbagai aktivitasnya sebagai dokter dan juga karena perannya sebagai seorang Ibu.
Karena masalah kelelahan yang tak kunjung hilang, Lauren mulai merasa tidak nyaman dan berat di area panggulnya. Merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya, ia memutuskan untuk pergi ke rumah sakit.
“Saya pikir ini hanya bagian dari proses penuaan,” kata Lauren.
Setelah menjalani beberapa pemeriksaan, termasuk USG, dokter menemukan adanya tumor atau benjolan tidak normal di area panggul Lauren. Massa ini sebesar kehamilan 16 minggu dan di dekat indung telurnya tumornya berkembang pesat.
Hanya dalam dua minggu, tumornya tumbuh dari 8 cm menjadi 24 cm, kata Lauren. Berdasarkan riwayat kesehatannya, Lauren mengetahui bahwa tumor ringan jarang tumbuh dengan cepat, sehingga ia menduga tumor tersebut bersifat kanker.
Lauren awalnya dikhawatirkan mengidap kanker ovarium, namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, Lauren didiagnosis mengidap kanker usus besar stadium empat.
Apa yang ditemukan Lauren bisa dibilang unik karena kanker usus seringkali menimbulkan gejala yang parah. Namun Lauren ‘Unik’ mengalami gejala kelelahan dan rasa berat di panggul, hal itu disebabkan oleh penularan.
Gejala ringan ini diyakini disebabkan oleh usia Lauren yang masih muda dan gaya hidup yang sibuk. Kanker kolorektal biasanya menyerang orang yang berusia di atas 50 tahun.
“Saya sedikit lelah di sore hari selama kurang lebih dua bulan, namun sebagai seorang ibu dengan anak kecil yang masih terjaga di malam hari, saya tidak terlalu memikirkan perlunya melanjutkan minum teh sore,” ujarnya.
Berikutnya: Gejala Kanker Usus Besar dan Status Lauren Saat Ini
(avk/suc)