Jakarta –
Read More : Badan Pangan Bantah Harga Beras RI Termahal di ASEAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan pengalamannya usai kunjungan tiga hari ke Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang (Akmil), Jawa Tengah.
Sri Mulyani mengatakan pergerakan di Magelang sangat sulit baik secara fisik maupun mental. Gerakan ini diharapkan dapat membangun persatuan, patriotisme, dan persatuan.
“Saya tidak percaya, kembalinya tiga hari ke Lembah Tidar untuk menggaungkan persatuan, patriotisme, dan kerja sama dengan Kabinet Merah Putih sudah berakhir. Sibuk, tapi dari segi fisik atau isi situasi.
Dalam unggahannya, Sri Mulyani membagikan video acaranya di sana. Hari ini Minggu (27/10) perusahaan Merah Putih kembali ke Jakarta untuk bekerja sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.
Dan hari ini kami kembali ke Jakarta untuk segera bekerja, membangun Indonesia sesuai visi dan arahan Presiden Prabowo, jelas Sri Mulyani.
Diketahui, penarikan perusahaan tersebut dimulai pada Jumat (25/10). Banyak kegiatan yang digelar, mulai dari olah raga, wisata, hingga pemberian bingkisan.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pengunduran diri Kabinet Merah Putih adalah ‘strategi perang’, bukan strategi perang. Dikatakan bahwa sistem ini adalah pemerintah dan perusahaan untuk mendukung nilai-nilai dan integritas dalam negara dan negara.
Saya tidak mau masuk tentara, itu buruk, tidak, kata Prabowo, dikutip dalam keterangan resmi konferensi pers presiden, Jakarta, Jumat (25/10).
Hal itu disampaikan Prabowo kepada tim Merah Putih usai latihan dan perjalanan pagi tadi. Dia mengatakan pemerintah negara-negara lain telah meniru model militer.
“Model militer meniru banyak pemerintahan, terutama dunia usaha. Model militer, inti dari bisnis apa pun, adalah disiplin,” katanya.
Tonton video ‘Gaya Sri Mulyani dan Bahlil Buka Baju, Tunjukkan Rasa Hormat’:
(bantuan/das)