Jakarta –

Read More : Conte Murka dengan VAR karena Beri Inter Penalti

Kasus bunuh diri seorang dokter di Sabah, Malaysia, membawa isu perundungan (bullying) di bidang kesehatan menjadi perhatian publik. 29 Agustus Dr Tay Tien Yaa (30), kepala Departemen Patologi Kimia di Rumah Sakit Lahad Datu, ditemukan tewas di rumah kontrakannya.

Menurut anggota keluarganya, dia mulai bekerja di rumah sakit pada bulan Februari dan diduga dianiaya dan diintimidasi oleh rekan seniornya.

Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad menegaskan pihaknya tidak menoleransi segala bentuk perundungan, apalagi hingga berujung pada kematian. “Seluruh pegawai Kementerian Kesehatan berhak mendapatkan lingkungan kerja yang aman dan adil”, – 16 September. dia men-tweet setelah postingan Facebook saudara laki-laki Dr Tay dua hari lalu menjadi viral.

“Saya paham budaya kerja beracun ini masih ada dan pelakunya harus menghentikannya!”

CNA mengutip para ahli yang mengatakan bahwa penindasan di tempat kerja adalah masalah global yang tidak terbatas pada layanan kesehatan.

Meskipun penelitian sebelumnya belum menunjukkan bahwa kejadian penindasan di layanan kesehatan lebih tinggi dibandingkan di sektor lain, para ahli percaya bahwa penindasan di layanan kesehatan mungkin lebih umum atau lebih parah karena lingkungan yang penuh tekanan di mana kehidupan pasien berada dalam keseimbangan.

Mereka percaya faktor-faktor seperti beban kerja yang berat, masalah pekerjaan dan kurangnya sistem pendukung berkontribusi terhadap “perundungan endemik”.

Jumlah dokter di Kementerian Kesehatan akan dikurangi setengahnya dari 6.134 menjadi 3.271 antara tahun 2019 dan 2023, menurut angka resmi dari outlet berita The Star.

Kekurangan 14 ahli bedah kardiotoraks di tujuh rumah sakit umum yang melakukan bedah jantung di Malaysia juga menjadi sorotan pada bulan Juli ketika empat lulusan program pelatihan bedah kardiotoraks Royal College of Surgeons di Edinburgh mengajukan permohonan untuk proses hukum bersama. ringkasan. , untuk menentang keputusan Dewan Medis Malaysia yang menolak permohonan mereka ke Daftar Spesialis Nasional, basis data spesialis medis di negara tersebut.

Dalam laporan berita sebelumnya, para ahli menekankan perlunya mengatasi kekurangan dokter dan memperingatkan potensi dampaknya terhadap perawatan pasien.

Dr Tay meninggal sekitar dua tahun setelah seorang perawat Rumah Sakit Umum Penang bunuh diri setelah diintimidasi di tempat kerja.

Pada saat itu, pemerintah membentuk Satuan Tugas Peningkatan Budaya Kerja Pelayanan Kesehatan (HWCITF) untuk menyelidiki kematian pekerja berusia 25 tahun tersebut, serta dugaan adanya budaya perundungan di departemen kesehatannya.

Jenis-jenis penindasan

Laporan tersebut mencantumkan intimidasi, isolasi, pencemaran nama baik, bias gender, bahasa yang menghasut, pelecehan, upah yang tidak adil, jam kerja yang tidak adil, dan beban kerja yang tidak adil sebagai bentuk-bentuk penindasan.

Pada tahun 2022 pada bulan Agustus Dalam laporan yang dipublikasikan, gugus tugas tersebut tidak menemukan bukti adanya intimidasi serius di tempat kerja dalam kematian pekerja rumah tangga tersebut. Namun, mereka menemukan bahwa burnout, bullying, dan budaya kerja tidak sehat di Kementerian Kesehatan terjadi di berbagai tingkatan, meski tidak di semua fasilitas pelayanan kesehatan.

BERIKUTNYA: Takut melaporkan

(tidak/tidak)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *