Di paris –
Read More : Southgate Belum Akan Melatih di 2025
Keputusan Real Madrid menolak upacara Ballon d’Or 2024 mendapat kritik dari Javier Tebas. Presiden LaLiga itu menilai perilaku Los Blancos sudah keterlaluan.
Ballon d’Or 2024 telah resmi dimenangkan oleh gelandang Manchester City Rodri. Hasil ini mematahkan prediksi sebelumnya yang menyebut Vinicius Junior akan menang.
Beberapa jam sebelum acara, Madrid diduga mendapat bocoran hasil pemungutan suara Paris. Mengetahui Vinicius tak menang, petinggi LaLiga tak mengirimkan satu wakil pun.
Seluruh wakilnya, seperti pelatih Carlo Ancelotti dan pemain seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Antonio Ruediger, Federico Valverde, Dani Carvajal serta kiper Andriy Lunin juga tidak berangkat ke Prancis.
Javier Tebas lantas merespons aksi tersebut. Presiden LaLiga itu menilai sikap Real Madrid sudah keterlaluan.
Saya penggemar Madrid. Nilai-nilai penting klub ini adalah bersikap sopan dan berpegang tangan saat kalah, kata L’Equipe.
“Saya pikir Real Madrid sudah kehilangan akal sejak lama. Mereka seharusnya datang ke acara ini dan tidak meragukan sistem transparan Sepakbola Prancis, dengan 100 jurnalis yang memberikan suaranya.”
“Sikap Real Madrid yang merasa jadi korban tidak boleh terjadi, dan itu ekstrim. Saya tidak tahu niat mereka apa. Kurang keindahan seperti ini juga kita alami di Spanyol,” tegasnya.
Dari upacara Ballon d’Or 2024, Real Madrid mempersembahkan dua gelar. Carlo Ancelotti meraih penghargaan pelatih terbaik, dan Real Madrid menjadi klub terbaik. (mentah)