Jakarta –
Read More : 50% Produk Impor China Tak Tercatat, Ada Dugaan Aktivitas Ilegal
Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan truk pikap kabin ganda terbaru Mitsubishi All New Triton.
Kendaraan niaga ringan andalan Mitsubishi ini ditawarkan dalam beberapa varian, mulai dari HDX termurah hingga Ultimate termahal.
Namun menariknya, meski Mitsubishi All New Triton HDX termasuk kelas paling bawah, namun pikap kabin ganda ini tidak bisa dianggap remeh.
Rifat Sungkar selaku brand Ambassador Mitsubishi mengklaim mobil ini memiliki rentang performa yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
“Jadi di 4N16 kita dapat tiga mesin. Pertama di varian HDX yang bertenaga 110 hp, kedua di GLS yang bertenaga 150 hp, dan yang Superior dan Ultimate lho, sama-sama 184 hp,” kata Rifat dalam Media Test Driving Performance. . Mitsubishi all new Triton sebelumnya.
Kode mesinnya sama, 4N16, tapi horsepowernya berbeda. Maksudnya apa? Artinya, mesin ini punya rentang performa yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, lanjut Rifat.
Sekarang! Di jajaran HDX, Mitsubishi punya angka tenaga dan torsi tertinggi. Namun yang perlu Anda ketahui, Triton HDX mampu menghasilkan torsi maksimal pada 1000 RPM.
“Sekarang mungkin sebelum banyak yang tanya, horsepower kita di HDX 110 ya. Tapi torsinya mulai dari 1.000 RPM sampai 3.750 RPM,” kata Rifat. “Tingkat torsi tersebut hanya bisa dicapai dengan teknologi canggih, salah satunya Variable Geometry Turbo,” jelas Rifat.
Rifat Sungkar yang juga seorang atlet motorsport berpengalaman pun terkagum-kagum dengan “brutalitas” Mitsubishi All New Triton spek terendah ini.
“Jadi merangkaknya bukan untuk menanjak saja ya? Nanti saya rasakan karena torsinya besar sekali di 1000 RPM. Karena torsinya besar sekali di 1000 RPM, jujur juga ini mobil pertama yang saya coba. dengan torsi 1000 RPM biasanya kita “tunggu sampai 1.500 atau 2.000 baru kita start, itu di 1.000 RPM,” kata Rifat.
Sebagai mesin yang mampu mengeluarkan torsi pada putaran rendah, Triton HDX unggul di tanjakan tanjakan. Bahkan, dengan mengangkat kopling saja, mobil ini diklaim mampu menanjak tanjakan.
“Jadi pas tanjakan naik, gigi satu tinggal injak kopling, baru jalan dan usahakan setajam mungkin terus jalan,” kata Rifat.
“Tapi yang menurut saya berguna juga saat di jalan menurun. Karena kecepatan roda pun mengganggu yang namanya kecepatan mobil, sehingga tetap bisa dikendalikan di permukaan tajam atau berlumpur,” tutupnya dan menjelaskan. Triton baru. HDX. Saksikan video “MAB P50E: double cab listrik pertama di Indonesia karya anak bangsa” (mhg/dry)