Jakarta –
Read More : GOTO Tepis Isu Penghentian 80% Layanan Tokopedia
Menteri BUMN Erick Thohir menyinggung pesatnya perkembangan digitalisasi yang terjadi saat ini. Selain berdampak positif, kondisi ini juga dapat disalahgunakan hingga menimbulkan kerusakan.
Erick pun menilai pertumbuhan digitalisasi bisa memberikan dampak yang mengerikan. Ia mencontohkan ledakan ratusan pager di Lebanon yang memakan korban jiwa sebanyak 9 orang.
“Dunia sedang berubah dan arahnya ekstrim, baik ekonomi maupun politik. Digitalisasi memainkan peran yang menakutkan. Bisa baik, bisa buruk. Bayangkan ratusan pager bisa meledak pada saat bersamaan, 9 orang tewas, ratusan luka-luka. ujarnya pada acara yang digelar di Mandiri Digital Tower, Jakarta Barat, Rabu (18/9/2024).
Serangan digital menargetkan banyak sektor, termasuk olahraga. Ia mengatakan, saat Asian Games 2018 di Palembang juga terjadi serangan digital dalam berbagai bentuk.
“Sebelumnya, saya melihat kurang dari 2 miliar serangan dalam 25 jam, dan saya berada di ASEAN Games juga membangun platform yang sama pada tahun 2018, bagaimana memastikan bahwa serangan digital ini tidak merusak siaran pada saat itu. Pengumpulan data berkelanjutan medali, dll. dan ini nyata,” tambah Eric
Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya keamanan siber bagi perusahaan untuk melindungi bisnisnya. Erick yang juga Ketua Umum PSSI pernah mengibaratkan keamanan siber dengan sepak bola.
“Jadi keamanan siber memang harus jadi tameng utama kalau Bank Mandiri mau maju. Ya, kadang dalam sepak bola kemenangan terbaik kadang harus datang dari pertahanan terbaik. Percuma kita mencetak 3 gol tapi kebobolan 4 kan? itu pertahanan pribadi, karena hasilnya 0-0 dan 1-1,” jelasnya.
“Tetapi kenyataannya begini, pertahanan terbaik haruslah benteng dan sebelum maju tidak mungkin kalau kita tidak menjaga diri dari daratan,” tutupnya.
Lihat juga video: Lebanon diteror setelah serangan pager, ambulans menderu
(ily/rd)