Jakarta –
Read More : Harga Emas Hari Ini Naik Sangat Tinggi!
Saat ini dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) terus dilakukan. Hal ini juga mengharuskan usaha kecil untuk meningkatkan branding, strategi pemasaran, digitalisasi, dan legitimasi mereka.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Eric Tahir juga terus mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah.
Pada acara Master Trainer Bootcamp baru-baru ini di Medan, Sumatera Utara, Eric memaparkan aplikasi berbasis kurikulum bernama Naxir UMKM yang bertujuan untuk mengadaptasi dan meningkatkan keterampilan wirausaha lokal.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 158 fasilitator dan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Maidan dan Sumatera.
Pada hari pertama, peserta dilatih mengenai enam tema utama, antara lain pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, branding dan pemasaran, digitalisasi, ekspor, dan legalisasi.
Pelatihan ini merupakan strategi efektif untuk menciptakan standar kompetensi bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, sehingga diharapkan lebih siap bersaing di pasar global.
Pejabat Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulina dalam sambutannya mengatakan, fokus Eric Tahir terhadap UMKM sangat bagus.
“Pak Eric telah mengembangkan banyak program dan peluang bagi usaha kecil dan menengah dalam lima tahun terakhir. Hingga Agustus 2024, terdapat 225 rumah BUMN yang tersebar di berbagai wilayah,” kata Arya dalam siaran persnya, Selasa (17/9/2024). . Siaran pers.
Selain peserta Maidan, pengusaha asal Bengkulu, Riau, Sumsel, Lampung, Aceh, Bangka, Jambi, Sumut, dan Sumbar juga turut serta dalam acara tersebut.
Kebanyakan dari mereka adalah wirausaha muda pada kelompok usia 20 hingga 40 tahun. Ini merupakan pelatihan aplikasi UMKM Crush yang pertama di lapangan dan rencananya akan dilanjutkan di Jakarta dan Manado.
Sejumlah perusahaan negara seperti Telkom, BRI, PLN, Mandiri, BNI, Pertamina, PTPN IV, BTN, PUSRI, PTBA, INALUM, Timah, Veerya Baturaja turut serta dalam acara tersebut.
“Dengan kerja sama yang kuat antara BUMN dan pengusaha lokal, kami berharap aplikasi Naksir UMKM dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh rumah-rumah BUMN di seluruh Indonesia untuk meningkatkan daya saing pengusaha lokal,” ujarnya.
Melalui pelatihan dan penerapan ini, Eric Tahir menegaskan komitmennya untuk mendorong UKM agar lebih kompetitif di pasar lokal dan internasional. (kunci/kunci)