Jakarta –

Read More : Mike Tyson Masih Kekar di Usia 58 Tahun, Begini Latihan dan Pola Makannya

Tingkat kesuburan di AS cenderung menurun selama beberapa dekade. Laporan terbaru menunjukkan bahwa angka kelahiran telah turun ke level terendah dalam lebih dari satu abad.

Angka kesuburan total (TFR) akan turun menjadi 1,62 kelahiran per perempuan pada tahun 2023, turun 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah tersebut merupakan yang terendah sejak pemerintah mulai mencatatnya pada tahun 1930an.

Setelah penurunan tajam pada tahun pertama pandemi Covid-19, angka kesuburan justru berbalik arah. Namun penurunan tersebut merupakan yang terendah sepanjang sejarah.

Dr. Brady Hamilton, ahli statistik di Pusat Statistik Kesehatan Nasional dan penulis utama laporan baru ini, dikutip oleh CNN.

Dari tahun 2022 hingga 2023, angka kelahiran yang disesuaikan dengan kaum muda menurun atau hampir tidak berubah, baik pada perempuan muda maupun lanjut usia. Hal ini mencakup perempuan berusia 40 hingga 44 tahun, yang mengalami peningkatan angka kelahiran setiap tahunnya sejak tahun 1985.

Namun, angka kelahiran remaja telah menurun dan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, turun sebesar 3% antara tahun 2022 dan 2023. 13,2 kelahiran per 1.000 remaja perempuan berusia 15 hingga 19 tahun.

Menurut laporan baru CDC, 32,4 persen kelahiran pada tahun 2023 akan dilakukan melalui operasi caesar, naik dari 32,1 persen pada tahun 2022, menandai peningkatan jumlah operasi caesar yang keempat berturut-turut sejak pandemi ini. Dari tahun 2009 hingga 2019. Tonton “Kim Jong Un Menangis Atas Turunnya Angka Kelahiran di Korea Utara” (kna/naf)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *