Denpasar –

Read More : Laga Lionel Messi dkk di CONCACAF Champions Cup Resmi Ditunda

Wacana penghentian sementara (moratorium) pembangunan hotel baru di Bali kian nyata. Jangka waktunya bisa sampai 10 tahun!

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, pemerintah pusat akan segera menggelar rapat terbatas mengenai moratorium pembangunan hotel dan villa di Bali.

Pembatasan pembangunan hotel dan villa baru di Bali kemungkinan akan berlanjut hingga 10 tahun ke depan.

“Kita akan adakan putaran-putaran (rapat terbatas). Kalau putarannya sudah selesai, baru kita umumkan,” kata Luhut KEK Kura-Kura Bali, Minggu (08/09/2024).

Dalam kesempatan itu, Luhut juga menegaskan tidak mendukung alih fungsi lahan di Bali, dari sawah menjadi hotel atau vila. Menurutnya, konversi lahan sama sekali tidak diperbolehkan.

Ditanya perkiraan waktu moratorium berlaku, Luhut mengatakan bisa lima hingga sepuluh tahun, tergantung penilaian.

“Nanti kita lihat. Bisa lima tahun, bisa sepuluh tahun. Tergantung bagaimana evaluasinya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat terkait moratorium pembangunan hotel atau villa di kawasan selatan Bali.

Ia berharap izin tersebut disepakati untuk mencegah pembangunan perumahan massal di Pulau Dewata.

Menurut Mahendra, Bali bagian selatan tidak hanya menghadapi permasalahan alih fungsi lahan akibat pembangunan. Peningkatan kejahatan atau kenakalan juga harus diperhatikan.

——-

Artikel ini dimuat di detikBali. Tonton video Luhut Sebut Ada Keluarga Asing Kaya yang Daftarkan Kantor Keluarga (wsw/wsw)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *