Jakarta –
Read More : Terusutnya Grup FB Fantasi Sedarah karena ‘The Power of Netizen’
CEO SpaceX Elon Musk mengaku siap melayani Amerika tanpa gaji atau gelar. Dia mengatakan ini di platform X-nya:
Dia menulis pada Kamis (5 Mei 2024): “Saya ingin mengabdi pada Amerika jika diberi kesempatan. Saya tidak memerlukan gaji, gelar, atau pengakuan.”
Komentar Musk semakin menarik menyusul kabar calon presiden Donald Trump telah menerima usulan miliarder tersebut untuk membentuk komite efisiensi pemerintahan. Menurut CNBC, komite tersebut bertujuan untuk menghilangkan pengeluaran federal yang boros.
“Komite ini akan mengembangkan rencana aksi untuk sepenuhnya memberantas penipuan dan pembayaran tidak patut dalam waktu enam bulan,” kata Trump dalam pidatonya di Economic Club of New York.
Trump menambahkan bahwa Musk mungkin orang yang tepat untuk memimpin komite tersebut. Tapi itu sangat tergantung pada ketersediaan Musk yang sangat sibuk.
Dukungan Trump terhadap ide Musk merupakan sinyal kuat bagi aliansi mereka. Keduanya terlibat dalam perselisihan publik dan saling menghina satu sama lain dua tahun lalu.
“Ketika Elon mulai berbicara dengan presiden, presiden sangat gembira karena seseorang seperti Elon Musk begitu berkomitmen terhadap masa depan Amerika sehingga dia bersedia melakukan sesuatu untuk membantu pemerintah bekerja lebih efisien,” kata penasihat kampanye Trump, Brian Hughes. katanya.Mantan Presiden Lee mengatakan hal ini melalui panggilan telepon dengan wartawan sebelum pidatonya.
Hughes menambahkan rincian tentang bagaimana komite efisiensi akan dikelola dan dioperasikan akan segera diumumkan.
Selain itu, komite ini bisa menjadi senjata yang digunakan Trump untuk melawan Harris. Komite tersebut diperkirakan akan menyoroti tuduhan pemerintahan Biden-Harris mengenai belanja negara yang sembrono. Tonton video “Ketika Elon Musk Menjadi Target Kabinet Donald Trump” (Pertanyaan/Pertanyaan)