Jakarta –
Read More : Luhut Sebut Satelit Bisa Ganti BTS, Begini Respon Kominfo
Brazil sangat serius dalam melarang akses terhadap X di negaranya sendiri. Brazil akan mengenakan denda kepada warganya yang kedapatan berbuat curang untuk mengakses X setelah memblokir jejaring sosial Elon Musk.
Mengutip laporan New York Times, ia menyatakan bahwa siapa pun di Brasil yang mencoba mengakses
Langkah ini merupakan kelanjutan dari pemblokiran X di Brazil. Tiga operator telekomunikasi terbesar di Brazil mulai memblokir akses ke X pada Sabtu, 31 September.
Sebelumnya, otoritas regulasi telekomunikasi Brasil mengumumkan bahwa akses ke X ditangguhkan di negara tersebut. Mereka mengikuti perintah hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre Moraes.
Alasan pemblokiran tersebut karena X dianggap tidak memenuhi batas waktu yang ditetapkan pengadilan untuk penunjukan kuasa hukum di Brazil.
Pemilik Twitter Elon Musk berselisih dengan Moraes terkait kebebasan berekspresi. Meskipun Musk mengatakan hakim mencoba menerapkan sensor yang tidak adil, Moraes bersikeras bahwa jejaring sosial memerlukan peraturan tentang ujaran kebencian.
“Elon Musk tidak menghormati kedaulatan Brasil, dan khususnya sistem hukumnya, dengan memposisikan dirinya sebagai entitas yang benar-benar supranasional dan kebal terhadap hukum masing-masing negara,” kata Moraes dalam keputusannya.
Pengadilan mengatakan media sosial akan terus diblokir kecuali mereka mematuhi perintahnya.
Menanggapi pemblokiran X di Brasil, Musk menulis tweet, “Mereka menutup sumber kebenaran nomor satu di Brasil.”
Tak hanya itu, Musk mengancam akan membeberkan daftar kejahatan yang diklaim dilakukan Moraes. “Tentu saja dia tidak harus mematuhi hukum Amerika, tapi dia harus mematuhi hukum negaranya sendiri.” “Dia diktator dan penipu, dia bukan orang yang adil,” lanjut pemilik X.
Tonton video “Brasil Resmi Blokir X dan Elon Musk Usai Kegaduhan Pengadilan” (rns/afr)