Jakarta –
Read More : Mantan Atlet Balap Sepeda Daniela Larreal Chirinos Tewas, Diduga Tersedak Makanan
Indonesia akhirnya mampu memproduksi insulin diabetes pertama yang berbahan baku lokal. Hasilnya, tersedia dengan harga 30-50% lebih murah dibandingkan produk dari negara lain.
PT Kalbe Farma mengatakan insulin “Ezerin” juga telah memiliki Cara Pembuatan yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Hasil uji klinis dikatakan mendekati 100%.
CEO PT Kalbe Farma Tbk Mulia Lie memastikan insulin produksi dalam negeri juga akan masuk dalam resep nasional (fornas) sehingga dapat ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.
“Baru pertama kali diproduksi di Indonesia dengan kadar lokal sekitar 50 persen,” jelasnya dalam jumpa pers, Sabtu (24 Agustus 2024).
“Sudah kami masukkan dalam formulir nasional agar BPJS bisa digunakan,” lanjut Muria.
Sertifikat halal
Pertimbangan lain dalam produksi insulin lokal adalah terkait sertifikasi halal. Ingatlah bahwa mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
Hal ini untuk memastikan produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan penderita diabetes dan halal sehingga aman digunakan, kata Mulia.
Uji klinis pertama dilakukan di Indonesia dengan sejumlah besar apoteker lokal, termasuk partisipasi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
“Indonesia punya banyak anak yang pintar dan berkualitas. Yang kita butuhkan saat ini adalah pikiran untuk memproduksi sendiri atau terus mengandalkan barang luar negeri,” kata Mulia.
Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi diabetes sebesar 11,7%. Analisis lebih lanjut terhadap kelompok usia 15+ yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI menunjukkan persentase penderita diabetes tertinggi berada di DKI Jakarta, yaitu 3,9 persen. Sedangkan rata-rata nasional sebesar 2,2%.
Simak video “Persi Yakin BPJS Kini Punya Cara Turunkan Tuduhan Penipuan” (naf/naf)