Jakarta –
Read More : Kasus Kanker Anak Muda di India Meningkat, HPV Diduga Jadi Biang Keroknya
Rasa lapar merupakan sinyal bahwa tubuh membutuhkan lebih banyak makanan. Saat Anda lapar, perut Anda kosong dan Anda mungkin sulit berkonsentrasi.
Kebanyakan orang merasa lapar beberapa jam sebelum makan berikutnya. Namun, ada juga orang yang mudah sekali lapar. Alasan mengapa Anda mudah merasa lapar dapat mencakup faktor fisiologis, psikologis, dan kebiasaan sehari-hari. 10 alasan mengapa Anda mudah lapar
Mudah lapar bisa menjadi tanda kurang gizi, stres, atau kurang tidur. Menurut Healthline dan Cleveland Clinic, berikut penjelasannya 1. Kurang Makan Protein
Protein merupakan salah satu zat yang dibutuhkan tubuh selain karbohidrat dan lemak untuk menghasilkan energi. Oleh karena itu konsumsi protein sangat penting untuk pengelolaan nafsu makan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa protein memiliki beberapa khasiat yang dapat mengurangi rasa lapar. Misalnya, protein dapat membantu mengurangi jumlah ghrelin, atau hormon kelaparan.
Selain itu, mengonsumsi protein yang cukup juga dapat meningkatkan produksi hormon PYY dan GLP-1. Keduanya berperan dalam mengatur kelaparan. Dengan demikian, memasukkan sumber protein pada setiap makanan yang dikonsumsi dapat mencegah rasa lapar yang berlebihan.2. Kurang tidur
Tidur yang cukup penting untuk kesehatan. Selain itu, tidur berperan penting dalam mengatur nafsu makan.
Kurang tidur akan meningkatkan ghrelin yang bisa membuat Anda lapar. Padahal tubuh sangat membutuhkan tidur 3. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan
Karbohidrat olahan adalah makanan yang diproses secara berlebihan dan akhirnya kekurangan serat, vitamin, dan mineral. Karbohidrat ini cepat dicerna dan diubah menjadi glukosa, yang dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat.
Hal ini menyebabkan peningkatan kadar insulin, hormon yang bertanggung jawab untuk mengangkut gula ke dalam sel. Insulin menghilangkan gula dari darah, menyebabkan penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba. Kondisi ini memberikan sinyal perlunya pola makan yang lebih bervariasi. Pola makan rendah lemak
Lemak berperan penting dalam rasa kenyang. Jadi, menambahkan makanan kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, tuna, kenari, atau biji rami bisa membantu mengendalikan nafsu makan.
Di sisi lain, kurangnya lemak sehat dalam pola makan bisa membuat Anda mendambakan karbohidrat dan makanan tinggi gula. Menurut penelitian, mengonsumsi makanan berlemak dapat menyebabkan pelepasan berbagai hormon yang meningkatkan rasa kenyang. Dia tidak minum cukup air
Minum air yang cukup dapat bermanfaat bagi kesehatan otak, jantung, kulit, dan sistem pencernaan Anda. Menurut penelitian, minum air putih sebelum makan dapat membantu mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi.
Rasa haus bisa disamakan dengan rasa lapar, sehingga membuat Anda ingin makan lebih banyak. Selain minum air putih, mengonsumsi makanan kaya air juga dapat membantu memenuhi kebutuhan hidrasi secara keseluruhan 6. Kurangnya Asupan Serat
Serat memainkan peran penting dalam manajemen nafsu makan. Zat ini membantu mengatur pengosongan lambung dan meningkatkan rasa kenyang.
Jika Anda lapar, carilah makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Makanan yang mengandung serat dapat membantu melepaskan hormon yang menekan nafsu makan 7. Banyak berolahraga
Olahraga teratur dapat membakar banyak kalori. Menurut sebuah penelitian tahun 2015, olahraga jangka panjang cenderung meningkatkan nafsu makan.
Energi dapat mempengaruhi berbagai sistem hormonal dan pengaturan energi tubuh sehingga meningkatkan rasa lapar. Salah satu cara mencegah rasa lapar berlebihan akibat olahraga adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi serat, protein, dan lemak sehat.8. Menekankan
Stres yang berlebihan dan berkepanjangan juga bisa menyebabkan nafsu makan meningkat. Hal ini mungkin karena pengaruhnya terhadap peningkatan kadar kortisol.
Hormon kortisol dapat merangsang rasa lapar dan keinginan makan. Oleh karena itu, Anda mungkin selalu merasa lapar saat sering stres 9. Terlalu banyak minum alkohol
Alkohol dikenal karena efeknya yang merangsang nafsu makan. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2021, konsumsi alkohol dapat meningkatkan keinginan makan.
Bahkan alkohol dalam dosis sedang dapat meningkatkan konsumsi makanan. Ini mungkin karena alkohol tidak membuat Anda kenyang. 10. Anda menderita kondisi medis tertentu
Mudah lapar merupakan gejala dari beberapa masalah kesehatan. Mulai dari diabetes, hipertiroidisme, hipoglikemia, sindrom pramenstruasi, hingga masalah kesehatan mental seperti depresi.
Inilah beberapa penyebab kenapa Anda mudah lapar. Intinya, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup seperti protein, serat, dan tidur yang cukup. Oleh karena itu sangat penting untuk menerapkan pola hidup sehat. Tonton video “Pantau durasi tidur Anda untuk menghindari risiko serangan jantung” (los/red)