Jakarta –

Read More : Malaysia Getol Bangun Mal, Tapi Jumlah Pengunjung Makin Susut!

Usaha rintisan atau start-up bisnis diharapkan dapat memberikan dampak bagi masyarakat dan dunia usaha. Head of Finance, HR & Risk Management PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) mengatakan, solusi teknologi yang diberikan startup tersebut tidak hanya disruptif dalam market copy, namun juga mampu memberikan akses dan peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. .

Wisnu mengatakan, dengan pemanfaatan teknologi ia berharap tercipta peluang baru bagi masyarakat lokal untuk menjawab tantangan global di era digital.

MCI telah dipilih Kementerian BUMN untuk mengikuti Program Relawan BUMN Gelombang VI Tahun 2024. Program Bakti Relawan BUMN merupakan Program Relawan bagi pegawai BUMN dengan tujuan untuk meningkatkan peran BUMN sebagai Agen Pembangunan, penerapan nilai-nilai AKHLAK, dan meningkatkan partisipasi tangan pekerja. melalui partisipasi langsung dalam program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL).

10 Relawan Pemuda BUMN Nias Selatan dari berbagai BUMN seperti Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, Pertamina, PLN, PGN, Jamkrindo, Askrindo, dan Pegadaian. 10 Relawan Remaja untuk menjadi sukarelawan di masyarakat, meliputi bidang pendidikan, pengelolaan sampah, kesehatan, hingga pengembangan masyarakat. Semoga kehadiran relawan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap teman-teman dapat memanfaatkan core value AKHLAK dengan tujuan yang lebih tinggi setelah mengikuti pengabdian masyarakat di Desa Hilisimaetano selama 5 hari terakhir. Pemanfaatan core value AKHLAK dalam proses bisnis sehari-hari diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah yang “ Pada akhirnya BUMN bisa berkontribusi lebih besar kepada masyarakat Indonesia,” kata Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko MCI Wisnu Setiadi dalam siaran persnya, ditulis Rabu (21/8/2024).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan berkualitas di Desa Hilisimaetano, MCI bekerja sama dengan Cakap, sebuah konsep pendidikan yang dikembangkan oleh Indonesia yang berfokus pada dua kursus online. Melalui kemitraan ini, MCI memberikan 100 buku pelajaran bahasa Inggris gratis selama tiga bulan kepada masyarakat lokal dan mendistribusikan English for Travel dengan harapan inisiatif ini dapat membuka cara baru bagi masyarakat lokal dalam menghadapi permasalahan global di era digital.

“Program ini merupakan kesempatan bagi MCI untuk mengundang orang-orang baru dalam sumber daya kami untuk membantu masyarakat secara langsung, khususnya di Desa Hilisimaetano, sebuah desa yang kaya akan sejarah, budaya yang berbeda dan lokal, berdampak pada pasar, namun juga dapat memberikan akses dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Wisnu.

Desa Wisata Hilisimaetano dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang indah dan kaya akan budaya, dimana desa ini memiliki tradisi hiburan rock diving yang pernah menjadi mata uang bersejarah enam ribu rupiah yang dikeluarkan pada tahun 1992. (kil/kil)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *