Jakarta –

Read More : Data ASN BKN Diduga Bocor, Dijual di Forum Hacker

Kasus terkait kripto di Korea Selatan masih terus terjadi, pasca runtuhnya TerraLUNA, kini kembali terjadi kasus penipuan kripto di negara tersebut.

Kali ini, Byun Young-oh, CEO perusahaan teknologi asal Korea Selatan bernama Wacon, ditangkap karena diduga menjalankan penipuan kripto dengan skema Ponzi, dikutip detikINET dari Coinmarketcap, Jumat (16/8/2024).

Surat perintah penangkapannya dikeluarkan oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul, yang memerintahkan penangkapan Byun dan Wakil Ketua Wakon Yeom, yang ditangkap atas tuduhan penipuan dan lainnya.

Wacon telah lama menjadi sasaran pihak berwenang karena menjalankan skema Ponzi dan mempromosikan produk mata uang virtual yang tidak terdaftar. Mereka menargetkan investor yang lebih tua dan menjanjikan keuntungan yang tinggi.

Rata-rata usia korbannya adalah di atas 60 tahun dan sengaja dipilih karena mereka belum terlalu paham dengan cryptocurrency dan sedang mencari tempat untuk menginvestasikan uangnya.

Mereka mengklaim menghasilkan keuntungan melalui kasino dan AI serta menjanjikan bunga 100%, termasuk 30% pada hari ke-40 dan 7% pada hari ke-43. Jumlah dana yang terkumpul mencapai USD 366 juta atau sekitar Rp 5,8 triliun.

Merekrut investor menggunakan metode pemasaran berjenjang yang menawarkan pendapatan dari jumlah referensi yang tidak terbatas sebagai biaya perkenalan. Pendekatan seperti ini dapat menyebabkan investor lama mencari investor baru untuk โ€œmenurunkanโ€ mereka. Wacon saat ini disebutkan memiliki 12 ribu anggota.

Wacon memiliki produk bernama MainEthernet, yaitu dompet digital yang mengiklankan dirinya sebagai tempat aman untuk menyimpan dana investor dalam bentuk Ethereum. Wajar jika mulai pertengahan tahun 2023 investor melaporkan dananya tidak bisa ditarik.

Hanya saja Byun masih berhasil meyakinkan korbannya dan menjanjikan dana tersebut bisa selesai dalam beberapa bulan. Namun pada November 2023, tanda-tanda kebangkrutan mulai terlihat seperti penghapusan papan nama MainEthernet di kantor pusat di Distrik Gangnam, Seoul.

Byun mengaku tidak bersalah dan mengaku tidak tahu apa-apa tentang praktik Ponzi atau pemasaran berjenjang di perusahaannya. Namun, pihak berwenang telah mengakui bahwa mereka telah menemukan skema penipuan yang rumit di perusahaan tersebut, dan bukti yang memberatkan Byun semakin banyak. Saksikan Polisi Tangkap 3 Tersangka Baru Video Palsu Global Explosive Viral Investing (asj/asj)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *