Jakarta –
Read More : Dilaporkan Ada Tubuh Mengambang di Laut, Saat Diselamatkan Ternyata Bukan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan stasiun air minum di 22 kereta mulai Juli 2024. Air tersebut dinilai aman untuk diminum.
Menurut Vice President Public Relations Anne Purba, penyediaan stasiun pengisian air minum ini telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Air minum layanan ini telah melewati banyak pengujian, termasuk kualitas airnya.
Ia juga mengatakan, upaya KAI dalam mengurangi penggunaan botol plastik merupakan salah satu langkah untuk mencapai zero waste (NZE).
“Air minum tentunya sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. KAI berkomitmen tidak hanya pada penyediaan air minum saja, namun juga kualitas dan kesehatan air minuman yang digunakan oleh pelanggan kereta api,” kata Anne di keterangannya kepada detikTravel, Selasa (14). /8/). 2024).
“Kualitas air minum di pabrik air minum memenuhi 20 dari 20 standar standar yang diuji berdasarkan pengujian oleh Laboratorium Kualitas Air Coway.
Anne mengatakan, pengujian kualitas air pada fasilitas air minum meliputi parameter mikrobiologi meliputi (E. Coli dan jumlah bakteri coliform), faktor fisik (suhu, total padatan, kekeruhan, warna dan bau), bahan kimia (nitrat, nitrit, besi). . , mangan, arsenik, kadmium, timbal, fluor dan aluminium), serta bahan kimia khusus lainnya (kromium total, tembaga, seng dan nikel).
“KAI akan terus mendukung kampanye atau aksi konservasi dan teknologi perbaikan lingkungan sebagai upaya meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa kereta api. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk memberikan manfaat penggunaan kereta api bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya. Saksikan video “Kereta Bogowonto senang ‘berhenti’ di Kulon Progo, buka KAI” (fem/fem)