Jakarta –
Read More : Kemplang Pajak, Pengusaha Jasa Tenaga Kerja Dibui & Didenda Rp 4,2 M
Indonesia kini fokus menandatangani banyak perjanjian perdagangan dengan banyak negara. Lobi terus dilakukan di banyak negara, mulai dari Amerika Serikat hingga Rusia. Beberapa negara tersebut baru-baru ini menyerahkan surat kepercayaan duta besarnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pertama dari Amerika Serikat (AS), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan ada dua hal yang sedang dinegosiasikan dengan Indonesia, pertama perjanjian mineral utama dan kedua perjanjian ekspor bebas bea.
“Dengan AS, kami kini berupaya mendorong perundingan mengenai pengaturan mineral kritis dan perluasan Generalized System of Preferences atau GSP untuk Indonesia,” jelas Retno di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2024). ). ).
Perjanjian mineral utama sendiri dinegosiasikan agar mineral Indonesia, termasuk nikel, mendapat insentif Tingkat Penurunan Inflasi (IRA) Amerika Serikat (AS).
Sedangkan melalui perjanjian GSP, Indonesia akan mendapatkan insentif perdagangan yang diberikan AS berupa fasilitas bebas bea bagi negara kurang berkembang dan berkembang, salah satunya Indonesia. Dengan GSP, ekspor banyak produk dari Indonesia ke Amerika dibebaskan dari bea masuk.
Retno melanjutkan, bersama Rusia, Indonesia melakukan negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara Eurasia Economic Union (EAEU). Tentu saja hal ini diharapkan dapat meningkatkan perdagangan Indonesia dengan Rusia dan anggota EAEU lainnya seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Armenia, dan Belarus.
“Bersama Rusia, kami mengadvokasi penyelesaian perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union yang tentunya akan mendorong perkembangan perdagangan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara anggota EAEU,” jelas Retno.
Indonesia, kata Retno, juga merundingkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) dengan Bulgaria, Lithuania, dan Slovenia. Selain itu, dengan Tunisia, Indonesia telah menyelesaikan perundingan perjanjian perdagangan preferensial (PFA).
Negara-negara yang duta besarnya menyampaikan surat kepercayaan kepada Jokowi adalah Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Bulgaria, Kuba, Tunisia, Rusia, Papua Nugini, Slovenia, Lithuania, dan Makedonia Utara.
(benda/barang)