Jakarta –
Read More : Balai Besar TNBTS Minta Wisatawan ke Bromo Waspada Cuaca Ekstrem
Netizen menjuluki bocah asal Ukraina itu “Cocong” karena kelakuannya yang menawan saat Pemungutan Suara. Kelakuan bocah asing berusia 7 tahun ini viral di media sosial karena kerap berkeliaran di jalanan Ubud, Janiar hanya mengenakan celana pendek.
Lalu apa arti julukan “Cokong”? Menurut kamus BASAbali Wiki, kata “kocong” mempunyai dua arti. Pertama, kocong artinya anak anjing. Kedua, berarti kelakuan Kokong sudah viral
Kozhurets dari Ukraina menjadi viral karena tingkah lakunya yang menggemaskan. WNA berinisial B.S. berkeliaran di jalanan Ubud hanya dengan mengenakan celana pendek. Terkadang ia terlihat bermain sendirian di kafe dan selalu tanpa ibunya.
Terakhir kali BS kembali viral di media sosial adalah saat warga kedapatan berjalan-jalan sambil membawa sabit. Namun belum ada laporan dari warga mengenai dampak negatif dari tindakan B.S.
Selama di Bali, sang ibu membiayai akomodasinya sendiri di B.S. Baru-baru ini di Bali, ibu BS kehabisan uang. Sedangkan suami atau ayahnya B.S. berada di Norwegia.
B.S tinggal di rumah warga. Ibunya mengaku muak dengan kelakuan BS sehingga membiarkan BS berjalan-jalan keliling Ubud seharian.
“Sang ibu sudah tidak bisa lagi bercerita kepada anaknya dan telah membebaskan anaknya dari aktivitasnya. Pecah genteng dll,” kata Kepala Imigrasi Denpasar Rida Sah Putra di kantornya, Jumat (2/8/2024).
Si Kokong dan ibunya mendarat di Bandara Internasional Sukarno Hatta pada 21 Desember 2023. Setibanya di sana, mereka berbekal visa yang berlaku hingga 21 Januari 2024.
BS dan ibunya akhirnya dideportasi dari Bali pada Kamis (8/8/2024). Keduanya dipulangkan ke Ukraina dengan penerbangan dari Bandara Internasional Ngurah Rai pada pukul 10.00 WITA. Artikel ini dimuat di detikbali
Saksikan video “Momen Anak Ukraina Mengamuk Saat Dideportasi dari Bali” (sim/sim)