Jakarta –

Read More : Ini Para Pemenang Kontes Modal Gombal Bisa Dapat Gadget di detikINET

Media sosial saat ini sedang ramai dengan video viral yang memperlihatkan penganiayaan terhadap seorang anak berusia dua tahun di sebuah tempat penitipan anak di Depok, Jawa Barat.

Bocah berusia dua tahun ini diketahui dianiaya saat ditinggalkan di tempat penitipan anak Wensen School Indonesia (WSI) di kawasan Cimanggis, Depok.

Pelaku juga diduga pemilik tempat penitipan anak dan parental influencer berinisial MI. Orang tua korban pun mengungkapkan, anaknya dipukuli dan ditusuk oleh pelaku.

Akun Instagram @komisi.co juga mengunggah postingan video yang memperlihatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan penganiayaan yang dialami anak tersebut di sebuah kamar. Dipantau detikINET, postingan tersebut pun memicu kemarahan netizen yang ditujukan kepada penulisnya.

Berikut beberapa komentarnya di timeline X/Twitter:

โ€œPihak TPA di Depok seringkali menyangkal hal tersebut karena anak tersebut terjatuh atau sedang bermain dengan teman-temannya, padahal dari rekaman CCTV terlihat jelas ada tindakan kekerasan terhadap anak kecil tersebut.โ€ tulis akun @cingreboxxx.

“Begini. Kamu dibayar untuk mengasuh anak, bukan untuk menyiksa anak. Seharusnya kamu dipecat dan dijebloskan ke penjara ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ ,” tulis akun @susan_xxx.

โ€œTidak ada seorang pun yang benar-benar mampu mengasuh anak dalam waktu lama selain ibunya,โ€ tulis @istianxxx.

“Siapapun yang melakukan tindak pidana tersebut layak masuk penjara selama 50 tahun,” tulis akun @ricoxxx.

“Kak, aku berharap suatu hari nanti kamu benar-benar ingin mempunyai anak dan Tuhan tidak akan memberikan itu kepadamu. Saat itu kamu akan mengingat wajah anak-anak yang kamu siksa. Ingat ya kakak, kamu tidak akan pernah hidup damai dan bahagia.” .Kamu akan menderita seumur hidupmu!!!” tulis akun @grestianxxx.

โ€œHEH MBA TATA IRIANTY (nama aslimu), kamu sabar, kamu tidak seperti lautan, kamu tidak perlu mengurus anakmu, dan juga anak orang lain!!! tulis akun @yayaafxxx.

“Ya Tuhan miris banget lihat yang seperti ini. Sakitnya berlipat ganda karena pelakunya suka share parenting. Susah banget kalau yang dibagikan ‘hanya konten’ saja dan tidak dipraktikkan oleh Samsek ๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ก tulis @akun annisaxxx.

“Sedih sekali menggendong bayi orang, bayinya tidak berbuat apa-apa, tapi ada apa denganmu kakak? Bagaimana kamu bisa menanggungnya ๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ” tulis akun @laialaxxx.

Sebelumnya, kasus ini menyedot perhatian publik setelah ibu korban, RD, mengadukan kasus tersebut ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

โ€œPada tanggal 10 Juni 2024, anak saya mendapat kekerasan berupa pemukulan di berbagai bagian tubuh, kemudian dipukul di bagian perut hingga terjatuh. Kemudian ditusuk dari belakang,โ€ kata ibu korban. . RD saat menyampaikan pengaduan ke KPAI, Jakarta Pusat, Selasa (30/7).

Pelecehan itu sesuai dengan bukti yang dimilikinya. Korban mengalami luka lebam sepulang dari penitipan anak. RD mengetahui kekerasan tersebut setelah menerima laporan dari para guru di tempat penitipan anak. Penganiayaan tersebut baru diketahui orangtuanya pada Rabu (24/7).

Orang tua korban tidak hanya melapor ke KPAI, tapi juga melaporkannya ke polisi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan adanya laporan tersebut.

Laporan orang tua korban dilakukan di Polres Metro Depok, Senin 29 Juli 2024. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/1530/VII/2024/SPKT /POLDES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA.

Dalam laporan tersebut disebutkan, awalnya orang tua atau pelapor mendapat informasi bahwa anaknya masih histeris saat melihat pelaku. Belakangan, orang tua melihat dari rekaman CCTV, terekam penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban. Simak Video “Mau Masuk Rumah di Bogor, Laki-Laki Sepeda Motor Lewat di Jalan – Teriakan Warga” (jsn/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *