Jakarta –

Read More : Dokter Herbal Ingatkan Sirih Cina Tak Disarankan untuk Kelompok Ini

Kisah Riri Robiani (30 tahun) asal Bogor viral di media sosial “TikTok” yang setia menemani suaminya Assassin AlHabsyi (31 tahun) akibat gagal ginjal kronis. Diketahui bahwa Asasir telah menjalani cuci darah dua kali seminggu selama sembilan tahun.

Terakhir, pasien tersebut menjalani cuci darah ke-930 pada Kamis (25/6) lalu.

Rarity mengatakan, proses cuci darah yang dilakukan suaminya tidak mudah. Apalagi saat sang asisten didiagnosis menderita gagal ginjal kronis pada tahun 2015.

Saat didiagnosis, asesor sedang dirawat karena ada kebocoran di jantungnya, ujarnya. Dua bulan setelah operasi jantung, mereka mendapat kabar buruk tentang kondisi ginjal Asilasil yang menurut dokter sudah rusak.

“Emangnya kaget banget kalau jantungnya bocor, harus menjalani pengobatan jantung, lalu dua bulan kemudian didiagnosis gagal ginjal?” kata Riri kepada detikcom saat diwawancarai, Jumat (26 Juli 2024).

“Sepertinya dia terkena serangan jantung, seolah-olah kita belum selesai, dan tiba-tiba ginjalnya rusak dan dia diberitahu bahwa dia harus menjalani cuci darah seumur hidupnya,” katanya. melanjutkan.

Setelah didiagnosis menderita gagal ginjal kronis, Asisten dan Rarity mengalami masa “penyangkalan”. Mencari ide baru, mereka mencoba dokter lain bahkan beralih ke pengobatan herbal alternatif untuk membantu mengatasi masalah kesehatan penilai.

Rarity mengatakan suaminya sudah menjalani terapi alternatif selama empat bulan. Saat mengalami situasi ini, kondisi evaluator malah memburuk bukannya membaik.

Jenazah korban lolos dan akhirnya dibawa ke IGD rumah sakit.

Akibatnya, dalam waktu empat bulan keadaannya semakin parah. Kondisinya semakin parah dan harus menjalani cuci darah, ujarnya.

Selama beberapa bulan pertama menjalani cuci darah, kondisi pasien benar-benar tidak stabil. Riri mengatakan saat itu suaminya hampir setiap bulan dirawat di rumah sakit, yang merupakan salah satu masa tersulit baginya.

Saat itu, ia dan suaminya masih berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan yang melelahkan dan menjalani perawatan cuci darah. Namun seiring berjalannya waktu, Ririe mengatakan kondisi asistennya terus membaik, apalagi kini mereka sudah terbiasa menjalani cuci darah dan semakin paham tentang apa yang harus dihindari agar suaminya tetap sehat.

“Kenyataannya misalnya kalau menjalani cuci darah seperti sekarang, kelihatannya seperti orang sehat normal. Mungkin kelihatannya sakit. Tapi toleransinya aman,” ujarnya. Simak video “Mengenal Tanda Seseorang Harus Cuci Darah” (avk/kna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *