Panjang –
Read More : Ribuan Botol Miras dan Jutaan Rokok Dimusnahkan Bea Cukai Nilainya Rp 165 M!
Logo atau signage Kayutangan Heritage di perempatan Radjabali Kota Malang kembali rusak. Ini merupakan kali kedua logo tersebut rusak.
Dari pantauan petugas di lokasi, Kamis (18/7/2024), diketahui kerusakan logo terdapat pada huruf warisan bertuliskan G dan E.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Laode Kebi Alfitra mengaku sudah mengetahui hal tersebut.
“Saya mendapat laporan dari petugas DLH Kota Malang siang tadi,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (17/7).
Lau mengatakan, pihaknya kini berkoordinasi dengan Diskominfo Kota Malang untuk memeriksa rekaman CCTV tersebut.
“Kami sedang memeriksa CCTV untuk mengetahui penyebab kerusakan logo tersebut. Kami masih dalam proses permintaan rekaman CCTV tersebut,” ujarnya.
Disinggung mengenai langkah selanjutnya, Lao mengatakan logo yang rusak tersebut akan diperbaiki dalam waktu dekat.
Sekadar informasi, Rabu (10/4) lalu, logo Kayutangan Heritage juga mengalami kerusakan. Logo tersebut tercoreng oleh tangan nakal seorang remaja yang sedang bermain kerupuk.
Video singkat tersebut memperlihatkan seorang remaja laki-laki yang baru saja pulang dari salat Idul Fitri dan menuju Papan Peninggalan Kayutangan di Simpang Rajabali, Kota Malang.
Ia kemudian mengeluarkan petasan dari sakunya dan menyalakannya di atas Kayutangan Heritage Shields, tepatnya dengan huruf T. Saat alat pemadam kebakaran meledak, ternyata perisainya rusak.
Setelah petasan meledak, remaja rakus itu dengan tenang meninggalkan tempat itu seolah-olah dia tidak melakukan apa-apa. Namun perkelahian tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.