Jakarta-

Read More : Rayakan Nataru Spektakuler di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel

Sampah masih menjadi permasalahan yang tidak ada habisnya di Pantai Marunda. Namun kini sampah yang dikirim ke Pantai Marunda lebih sedikit dan airnya lebih jernih.

Kondisi sampah di Pantai Marunda berangsur membaik, namun masih terdapat beberapa titik sampah yang berserakan. Hal ini bukan saja disebabkan karena wisatawan tidak membuang sampah dengan rapi pada tempatnya, namun juga karena sampah terbawa air laut hingga ke pinggir pantai.

Fenomena ini terjadi beberapa tahun lalu. Jumlah sampah yang dibawa laut ke Pantai Marunda sangatlah besar.

Akibatnya, pantai menjadi seperti tempat pembuangan sampah. Fenomena ini biasanya terjadi akibat angin barat.

Angin barat terjadi antara bulan Desember dan Februari setiap tahun. Saat angin bertiup dari arah barat, para pedagang atau masyarakat di kawasan pantai Marunda akhirnya harus turun tangan membersihkan sampah.

Kini, dengan dukungan semua pihak, upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Lina, seorang pengusaha yang berbisnis di sana, mengatakan kiosnya akan penuh sampah jika hal ini terjadi.

Namun kini, ketika angin bertiup dari barat, arus sungai mulai membawa lebih sedikit sampah.

Selasa (02/07/2024).

Berdasarkan pantauan detikTravel, Pantai Marunda tampak bersih dan bebas sampah. Hanya ada sedikit sampah yang berserakan di beberapa tempat.

Lina menjelaskan, sampah biasanya dibuang saat permukaan air mulai naik saat malam tiba atau saat wisatawan tidak bertanggung jawab terhadap sisa makanan.

Beruntungnya, usaha pembuangan sampah kini tidak hanya dikelola oleh masyarakat atau pedagang Pantai Marunda saja, namun juga dibantu oleh petugas kebersihan PPSU (Penanganan Prasarana dan Utilitas Umum) yang sehari-hari membersihkan kawasan pantai tersebut.

Pengusaha lain di pantai ini adalah Nita yang mengatakan, saat ini pemerintah sedang membantu upaya pembersihan pantai sehingga pantai selalu terlihat bersih.

Kebersihannya sekarang sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebelum petugas PPSU diterjunkan ke kawasan tersebut, selalu terdapat tumpukan sampah di sana setelah pengunjung pulang, bahkan saat pengunjung masih berada di kawasan pantai.

“Sekarang sudah jauh lebih baik. Kemarin (beberapa tahun lalu) tidak ada yang bersih-bersih. Sekarang yang bersih-bersih, yang membuang sampah adalah warga dan pemerintah,” kata Nita. Kualitas air di Pantai Marunda membaik.

Selain kawasan pantai yang semakin bersih, Nita juga mengatakan kualitas air di Pantai Marunda juga semakin bersih. Menurut pengakuannya, meski warna air di pantai ini saat itu tidak sebening dan sebiru air di daerah lain, namun tidak sejernih sekarang.

“Dulu airnya kotor sekali, tapi sekarang bersih sekali dan banyak orang yang mandi (berenang) di dalamnya. Dulu kotor sekali, banyak lumpur, tapi sekarang agak jernih,” dia menjelaskan. katanya sambil menyapa anak-anak di laut.

Zainul Arifin, wisatawan yang kerap mengajak keluarganya berlibur ke pantai Marunda pun mengungkapkan kegembiraannya karena kebersihan sampah kini tetap terjaga.

Ia dan istrinya yang sedang menyaksikan anaknya berenang mengatakan, air di Pantai Marunda kini semakin bersih.

“Nah, fasilitasnya sudah diubah seperti ini. Fasilitasnya sudah lebih baik. Fasilitasnya sudah tidak ada lagi. Bersih dan warungnya terlihat bagus. Dulunya Longesebu berantakan, tapi yang dulu sampahnya tidak apakah aku.” rapi dan tempatnya bersih.

Biasanya ia datang bersama keluarga pada hari Sabtu atau Minggu, namun karena bertepatan dengan liburan sekolah, ia dan keluarga memanfaatkan waktu tersebut untuk mengunjungi Pantai Marunda.

“Senang rasanya ada ombak saat berenang sekarang. Ombaknya lebih banyak dari sebelumnya dan airnya juga lebih bersih,” kata istri saya.

Selain meningkatkan kebersihan kawasan, penanaman mangrove juga meningkatkan pemeliharaan tempat tersebut dan diharapkan kondisi pantai terus membaik.

“Kami berharap ke depan lebih baik lagi,” pungkas Ariffin.

Saksikan video “Lihat Pantai Malunda di Jakarta Utara Semakin Bersih” (wsw/wsw)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *