Jakarta –

Read More : Celine Evangelista Tak Takut Untuk Hijrah, Berusaha Istikamah Jadi Lebih Baik

Saat nama Marshel Widianto muncul di bursa pencalonan Pilwalkot Selatan Tangerang sebagai wakil wali kota, kritik datang dari kalangan terkemuka. Nikita Mirzani termasuk orang yang terang-terangan mengkritik Marsekal Widianto.

Pendongeng berusia 28 tahun itu tidak mendengarkan kritik tersebut dan masa lalunya muncul kembali. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal lumrah yang pernah ia temui sebelumnya.

“Saya pikir itu adalah bagian dari kehidupan. Banyak orang yang meremehkan hidup saya sebelum saya mencapai posisi saya sekarang, banyak orang tidak percaya bahwa saya akan keluar dari kemiskinan dan itu bisa mendorong saya untuk maju lebih cepat, kata Marshall Widianto. Studio FYP, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).

Marshel Widianto terdengar mengkritik Nikita Mirzani yang menyebutkan semua dosa masa lalunya. Nikita Mirzanî mengumumkan dalam video di jejaring sosialnya bahwa Marshel Widianto yang mengkhianati rekan-rekannya seperti Denny Cagur memiliki sikap yang buruk dan akibatnya ia masuk daftar hitam televisi dan dituduh. penipu

Ayah dua anak ini menanggapi ucapan Nikita Mirzani. Marshall Widianto mengaku tak ingin meninggalkannya.

“Saya tidak lari dari itu, bahkan sebelum komentar ini, terima kasih Nikmir, karena saya menerima kesalahan yang saya buat. Semua orang punya masa lalu, saya yakin saya bisa berubah dan orang bisa berubah. Buktinya saya hari ini” Bukan terlambat ya guys,” kata Marshall Widianto sambil tersenyum.

“Saya tidak memungkiri apa yang dikatakan kakak Nikimir itu semua benar. Manusia punya masa lalu, tapi untuk masa depan, manusia berhak mendapat kesempatan lagi. Satu hal yang saya pedulikan, saya sering terlambat, sebelumnya.. Saya bisa uang kembalian dan saya tidak pernah mengambil uang orang lain,” tegasnya.

Ia pun terdengar membahas pemikiran Pandji Pragiwaksono dalam podcast bersama Deddy Corbuzier. Marshall Widianto melihatnya sebagai sebuah cara untuk memperbaiki diri.

“Ini bahan bakar buat saya, Ketua. Marsekal itu, kamu tidak boleh seperti itu, jangan sampai seperti itu. Saya orang yang lahir dari keluarga sulit, miskin dan sebagainya, jadi terima kasih .kepada Mas Panji adalah: “Seseorang yang mempercayaiku dengan penampilannya, akhirnya aku bisa membuktikannya, karena masa laluku yang begitu buruk, Mas Panji bisa mempercayaiku secara besar-besaran.”

Tonton DetikSore Langsung:

(cabang)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *