Sendirian –
Read More : Armor Toreador Dituntut 6 Tahun Penjara Kasus KDRT Cut Intan Nabila, Siap Ajukan Pledoi
Merih Salimet, pengemudi kendaraan dinas Walikota Sulu Gibran Rakaboming Raki, memimpin ibadah haji atas undangan pemerintah Uni Emirat Arab. Ia pun mendapat uang jajan dari Gibran.
Marih dan istrinya Siti Sania (51) mendapat restu menunaikan ibadah haji setelah mendapat undangan dari pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).
Marih pun menceritakan pengalamannya menerima undangan ziarah dari Uni Emirat Arab melalui Gibran. Ia mengaku awalnya mendapat tawaran langsung dari Gibran pada awal Mei 2024.
“Saya awalnya diundang (ditawarkan) oleh Pak (Jabran), katanya kalau ada dua undangan, coba berikan ke Pak Murih dan Bu (istri), suka atau tidak. Aku bilang dulu di mobil nanti. Pulang rapat penuh, lalu sepulang kerja, saya dan istri berkata,” ditemuinya, Senin (1 Juli 2024) di Balai Kota Solo.
Saat mendapat tawaran menunaikan ibadah haji, ia kaget dan tak percaya. Namun, ia merasa bahagia karena salah satu keinginan seumur hidupnya bisa terwujud.
“Saya sangat senang, saya juga terkejut karena saya bahkan tidak memberi tahu istri saya. Sepulang kerja, aku pulang jam 6 sore dan memberitahu istriku bahwa aku telah menerima pesan dari Wali Sahib agar aku pergi. Kamu ingin? Berhaji atau tidak, wanita (istri) itu masih memikirkannya.
Setelah berbicara dengan istrinya, dia memutuskan untuk menerima tawaran tersebut. Keesokan harinya ia bertemu dengan asisten Gibran dan mengutarakan keinginannya untuk menunaikan ibadah haji.
“Terus malamnya saya mau, lalu paginya saya bilang ke ajudannya pak, saya dan istri berangkat, itu saja Pak Nduhi, lalu bapak saya langsung menelpon saya dan saya bilang, ‘Istri saya sudah siap.’ “Kalau begitu ya, kamu memintaku untuk menangani surat-surat itu.
Ia langsung mengurus beberapa hal, seperti paspor dan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, ia dan istrinya juga mengikuti ritual empat hari tersebut.
“Sore harinya Anda ditelepon untuk mengurus paspor, keesokan harinya Anda diperiksa kesehatannya. Lalu ada ritual, empat hari ritual untuk latihan,” jelasnya.
Marih mengaku selama ini tidak menyangka dan tidak menyangka akan berangkat ke Tanah Suci secepat itu. Sebagai sopir resmi Gibran selama tiga tahun, ia tak menyangka bisa sampai menunaikan ibadah haji secepat itu.
“Kalau anda sudah bermimpi untuk ikut haji tapi belum mendaftar, anda hanya akan berangkat haji umrah, maka lakukanlah bersamaan dengan haji. Terima kasih banyak, Wali.” .
Marih akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 8 Juni 2024 bersama rombongan lain dari Indonesia yang berjumlah total 10 orang. Ia mengaku meninggalkan Jakarta menuju Malaysia lalu kembali ke Arab Saudi.
Saat menunaikan ibadah haji, Merih mengaku juga menerima uang jajan dari Gibran. Namun, dia tidak merinci berapa jumlah uang yang diterimanya.
“Iya pesannya: jaga kondisimu, jangan memikirkan keluargamu, fokuslah pada pujian ya, ambillah uang dari ayahmu, jangan membeli apapun, fokuslah pada pujian, kehormatan ayahmu adalah miliknya. ” – dia menjelaskan.
——–
Artikel ini dimuat di detikJateng. Saksikan video “Sopir terdepan TNI merusak jalan tol di Makassar” (wsw/wsw)