Jakarta –

Read More : Threads Diblokir Sementara di Turki, Ada Apa?

Luxshare Precision Industry, juga dikenal sebagai Luxshare-ICT, adalah produsen komponen elektronik asal Tiongkok. Klien utamanya termasuk Apple. Pendirinya, Wang Laichun, kini menjadi salah satu wanita terkaya di Tiongkok. Padahal, dia dulunya adalah seorang pekerja pabrik.

Terlihat pada Selasa (7/2/2024), Forbes melaporkan kekayaan Wang Laichun saat ini berada di kisaran USD 8,3 miliar atau sekitar Rp 135 triliun. CEO Apple Tim Cook mengunjungi pabrik Luxshare akhir tahun lalu, menunjukkan pentingnya kemitraan mereka.

Saat itu, Cook melakukan kunjungan mendadak ke pabrik Apple Watch Luxshare di dekat Shanghai. Dalam video yang diposting di media sosial, Cook tersenyum sambil melihat panel surya yang memberi daya pada pabrik sambil berbicara dengan Wang. “Terima kasih telah berbagi komitmen Anda untuk melindungi planet ini,” tulisnya.

Wang Laichun, kini berusia 56 tahun, dilahirkan dalam keluarga biasa di Chenghai, Guangdong. Pada tahun 1988, ia menjadi salah satu dari 100 karyawan pertama di pabrik Foxconn di Shenzhen. Memulai pekerjaan manufaktur, seperti menambahkan komponen secara manual ke papan sirkuit, Wang menghabiskan 10 tahun di Foxconn, dan akhirnya menjadi pemimpin tim.

Wang terinspirasi oleh filosofi manajemen Foxconn, pola pikir dan penekanan pada kerja keras. Peluang bisnisnya pun berkembang pesat seiring berkembangnya perusahaan. Pada tahun kesembilannya di Foxconn, Wang mencapai titik balik dalam hidupnya.

Pada tahun 1990-an, gelombang pengunduran diri dan kewirausahaan melanda Tiongkok, dan banyak pekerja memilih untuk memulai bisnis mereka sendiri. Wang juga melihat peluang baru. Didorong oleh mantan bosnya, Wang memutuskan untuk memulai bisnisnya sendiri dan mendirikan Luxshare Precision.

Hubungan Luxshare dengan Apple dimulai dengan akuisisi saat mereka membeli perusahaan pembuat kabel iPad. Setelah memantapkan dirinya sebagai pemimpin dalam kabel dan konektor, Luxshare beralih ke perakitan produk lain, termasuk headset dan modul kamera.

Perusahaan ini mengakuisisi Kunshan Liantuo Electronics pada tahun 2016, yang membantu Luxshare menghasilkan pesanan untuk AirPods, sebuah produk yang memerlukan keterampilan manufaktur canggih untuk mengemas ratusan komponen ke dalam ruang kecil.

Saat karyawan Apple mengunjungi LuxShare, mereka terkesan dengan pengetahuan Wang tentang produk Apple lainnya, seperti MacBook. Luxshare kemudian dipekerjakan untuk merakit MacBook, iPhone, dan headset realitas virtual, Apple Vision Pro.

Wang mengatakan kemitraan dengan Apple merupakan pengakuan atas kemampuan produksi Luxshare Precision Industry dalam memproduksi produk-produk mutakhir, di mana perusahaan akan memproduksi tiga model seri iPhone 15.

“Luxshare terus memperluas kapasitas produksinya di Tiongkok untuk memenuhi kebutuhan Apple,” kata Wang. Dia mengatakan perusahaannya membangun pabrik baru di Kunshan tahun lalu untuk mendukung pengembangan iPhone dan produksi massal.

Ia mengaku mengembangkan perusahaannya dengan mencontoh kepemimpinan Foxconn. “Perusahaan saya telah berkembang dari 100 orang menjadi seperti sekarang ini. Meski banyak kendala yang saya hadapi, saya tetap menerapkan apa yang saya pelajari dari Foxconn,” ujarnya. Simak video “Pekerja Pabrik Mojokerto Jual Istri ke Laki-Laki yang Lebih Jantan” (fyk/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *