Jakarta –

Read More : World, Proyek Ambisius Pembuat ChatGPT yang Mengkhawatirkan

SpaceX telah mengembangkan perangkat keras Starlink yang dapat digunakan di mana saja, bahkan di dalam tas kerja. Harga perangkat bernama Starlink Mini ini diperkirakan akan jauh lebih murah.

Inovasi ini seolah menjadi cara Elon Musk memastikan layanan internet satelitnya bisa menjangkau semua orang di dunia. Dengan mengurangi perangkat keras, pengguna tidak perlu khawatir dengan alat yang akan menghubungkannya dengan dunia maya.

Insinyur Starlink dari Ukraina Oleg Kotkov menghadirkan antena yang disebutnya Starlink Mini berukuran 11,4 kali 9,8 inci. Sedangkan jumlah sebelumnya bisa dua kali lipatnya.

Misalnya saja Starlink Mini yang berukuran sebesar Apple MacBook sehingga penggunanya bisa membawanya sekaligus dimasukkan ke dalam tas.

Bosnya, Elon Musk, langsung merespons hardware Starlink Mini yang dipamerkan Oleg di X. Ia mengatakan antena tersebut akan memudahkan penggunanya terhubung ke Internet meski berada di luar angkasa.

“Butuh waktu kurang dari lima menit. Mudah dibawa dalam tas ransel. Produk ini akan mengubah dunia,” kata Musk seperti dikutip detikINET dari Cnet.

Berdasarkan persetujuan Federal Communications Commission (FCC), Starlink Mini memiliki router internal yang akan mendukung pita frekuensi 2,4 GHZ dan 5 GHZ serta 802.11ax dan 3×3 MIMO. Ada juga port Ethernet yang ingin Anda sambungkan langsung.

Musk juga mengklaim Starlink Mini akan memberikan pengalaman internet dengan kecepatan download hingga 100 Mbps, kecepatan upload 11,5 Mbps, dan latensi 23 ms. Dibandingkan hardware sebelumnya, kecepatan internet yang ditawarkan lebih lambat, namun dapat mendukung streaming video 4K, panggilan video, voice chat, dan download file.

Sementara itu, game online juga bisa dimainkan, namun hanya jika latensi yang diberikan Starlink Mini konsisten.

Soal harga Starlink Mini, Musk mengatakan pihaknya akan memberikan harga 50% lebih murah dibandingkan perangkat sebelumnya. Kisaran harga Starlink Mini diperkirakan sekitar $250 hingga $300 atau sekitar €3,6 juta hingga €4,7 juta.

Sedangkan perangkat kerasnya saat ini dijual seharga Rp 7,8 juta untuk versi standar dan premium dibanderol Rp 42,7 juta.

Halaman dukungan Starlink mencatat bahwa Starlink Mini sudah tersedia di Kolombia, El Salvador, Guatemala, dan Panama. SpaceX mengatakan akan memperluas ke pasar tambahan seiring berjalannya waktu.

“Tujuan kami adalah menurunkan harga Starlink, terutama bagi mereka di seluruh dunia yang konektivitasnya tidak terjangkau atau tidak tersedia,” kata halaman dukungan Starlink. “Di wilayah dengan penggunaan tinggi, seperti AS, di mana Starlink Mini memberikan permintaan tambahan pada jaringan satelit, kami menawarkan Starlink Mini Kit dalam jumlah terbatas untuk memulai dengan harga yang lebih tinggi.” Sekilas” (fyk/fyk)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *