Jakarta –
Read More : Cara Mudah Membuat Tulisan Monospace di WhatsApp
Jagel, platform layanan pengembangan aplikasi, mengklaim mampu membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan pendapatan hingga 8%.
Sejak platform ini diluncurkan pada tahun 2018, peningkatan transaksi UMKM menjadi bukti dampak positif bagi para pelaku UMKM, khususnya penggunanya saat ini di Pulau Sumatera dan Kalimantan.
“Layanan kami saat ini sudah digunakan oleh ratusan ribu UMKM. Kami senang layanan Jagel akan berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Kami akan terus mendukung UMKM secara memadai. Fokus pada literasi digital sebagai salah satu cara akselerasi urusan mereka,” kata Detikinet. Danny Leong, direktur pemasaran dan penjualan, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Layanan Jagel dapat digunakan dengan sistem berlangganan. Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan mengunduh Jagel.app dari Play Store dan memilih paket berlangganan.
“Kami memahami bahwa salah satu tantangan tersulit bagi UMKM adalah terbatasnya peluang ekspansi. Dengan mampu mengembangkan aplikasi secara mandiri, maka peluang memasarkan produk/jasa akan semakin besar dan kami berupaya menjawab permasalahan tersebut melalui kemudahan penggunaan,” tambah Danny . dikatakan.
Danny juga menjelaskan, Ikwan di Sumut memiliki pengguna Juggle yang pendapatannya meningkat hingga 12%.
“Pak Ikwan dari Sumatera Utara adalah penjual keripik buah pertama dan biasa mengantarkan pesanannya sendiri. Dari situlah muncul konsep transportasi terbuka bernama Goseh. Dari Jagel, beliau membuat aplikasinya pada tahun 2019 hingga saat ini. Sopir di Karo Regency 150 Mitra Tersukses – Masih banyak kisah sukses tanpa adanya sejarah pengetahuan dan pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi, seringkali ekspansi terbesar dilakukan oleh dinas perhubungan setempat.
Selain pengembang aplikasi, Jagel juga menyediakan layanan CPaaS Customer Relationship Management Centers CCaaS (Contact Center as a Service) dan CPaaS (Communication Platform) untuk lebih mengintegrasikan bisnis (WhatsApp, Phone, Facebook, Instagram) bagi UMKM untuk mengelolanya. secara sistematis demikian
Ke depan, Danny optimis layanan software berbasis cloud akan semakin diminati karena menawarkan harga yang lebih murah. Dengan kuatnya dukungan pemerintah terhadap industri kreatif, Danny berharap semakin banyak pekerja UMKM yang ingin berekspansi ke dunia digital.
“Transformasi digital bukanlah suatu pilihan, melainkan suatu keharusan. Teknologi adalah jembatan menuju masa depan yang lebih baik. Dan Jagel berkomitmen mendukung UMKM Indonesia dalam transformasi tersebut,” tutupnya. Saksikan video “Nasihat UMKM Bagi Perempuan Yang Ingin Memulai Usaha” (asj/asj).