Jakarta –
Read More : Truk Dilarang Melintas Selama Mudik Lebaran 2025
Larangan permainan kekerasan masih menjadi bahan perdebatan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan pemerintah tidak bisa serta merta memblokirnya.
Dari sudut pandang Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), permainan ini memiliki klasifikasi permainan yang boleh dimainkan pada usia tertentu.
Budi: “Pada dasarnya begini, kontennya harus di-rating kan? Film di-rating. Game untuk semua umur 13, 17 tahun itu sama, game juga harusnya di-rating,” kata Budi pada Selasa (23/4/2024) di Hotel Pullman di Jakarta, ia bertemu dengan media.
Sebelumnya, Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) menyatakan keprihatinan atas adanya unsur kekerasan dalam permainan tersebut. Mereka mengatakan hal itu juga dapat mempengaruhi anak kecil yang memainkannya.
Budi memberikan pendapatnya mengenai hal tersebut. Ia mengatakan, orang tua mempunyai peran khusus dalam mengontrol akses anak terhadap gadget, terutama jika mengandung game yang mengandung unsur kekerasan.
โKalau itu saran mereka, kami akan menolaknya. Tapi yang saya maksudkan adalah ada kebijakan penonton yang mengatakan bahwa penonton bisa menonton film seperti film untuk anak kecil, untuk anak berusia 13 tahun, dan untuk film berusia 17 tahun. dia berkata.
Dengan memberikan rating game Cominfo, orang tua dapat memahami bahwa tidak semua game cocok untuk anak-anak.
“Apakah ini yang terjadi jika kita melarang semua film? Logika saya sama. Tidak terjadi jika kita melarang semua film, bukan? Jadi kami menyarankan orang tua atau penonton untuk memiliki kebijakan terhadap konten yang tidak ditujukan untuk anak-anak.” lanjutan. โPemerintah ingin menindak permainan kekerasan, kata Menteri Komunikasi dan Informatikaโฆโ (kosong/file)