Jakarta –

Read More : Bos Apple Ngopi Bareng di Vietnam Sebelum ke Indonesia

Nadya Tyandra tidak menyangka akan mempresentasikan aplikasinya kepada CEO Apple Tim Cook. Saking kagetnya, ia mengaku hanya diam saat mempresentasikan karyanya.

Nadya adalah pemenang luar biasa Swift Student Challenge 2024. Ia dan 49 pengembang muda dari berbagai negara diundang oleh Apple untuk berpartisipasi dalam Worldwide Developers Academy (WWDC) tahun ini.

Ia menceritakan kepada detikINET bagaimana ia bisa pergi ke Apple Park secara gratis hingga ia bertemu dengan seorang pemimpin di perusahaan teknologi yang memproduksi Gegara Electric Circuits.

Sebagai mahasiswa di Apple Developer Academy, Nadya diminta mengikuti Swift Student Challenge. Ini adalah kompetisi yang dibuat Apple untuk anak muda yang tertarik membuat aplikasi menggunakan bahasa pemrograman Swift.

Tahun lalu, mahasiswa Binus University untuk pertama kalinya mengikuti kompetisi ini. Sayangnya, gelar juara saat itu tidak ia raih.

“Karena saya baru sebulan belajar mobile programming, saya masih belum memiliki skill yang tepat,” kata Nadia saat ditemui usai sesi WWDC 2024 di Apple Park.

Setelah lulus dari Apple Developer Academy, Nadya merasakan keterampilan pengembangan selulernya meningkat. Ia juga memanfaatkan dua kesempatan lainnya untuk berpartisipasi dalam Swift Student Challenge.

“Karena penasaran dan setelah lulus (Apple Developer Academy) bulan Desember dan menunggu program uji diploma, saya mencoba bergabung lagi untuk mengisi waktu. Tahun ini saya lebih percaya diri karena banyak belajar (pemrograman mobile),” ujarnya.

Dia kemudian menciptakan sebuah game bernama Circuit Craze. Inspirasi karyanya berasal dari masa kecilnya, ketika ia kesulitan mempelajari rangkaian listrik seri, paralel, dan hambatan.

“Saat saya mulai mempelajari rangkaian listrik, itu sangat sulit. Ternyata saya tidak sendirian, banyak juga siswa yang merasa belajar rangkaian listrik atau fisika itu sulit, sesuatu yang menakutkan. Tapi saya yakin dengan pembelajaran yang benar dan menarik, siswa bisa memahami dan memahami semuanya,” kata Nadya.

Craze Circuit sengaja dibuat oleh seorang gadis berusia 21 tahun untuk siswa sekolah dasar. Berkat ini, tampilan aplikasi menjadi menarik dan penuh gambar.

Nadya mengaku menciptakan Circuit Craze dalam semalam dengan menggunakan keahlian balap cepatnya, hanya dalam waktu seminggu bisa menyelesaikan coding dan desainnya. Meski idenya lahir pada bulan Januari, karena kami harus menyelesaikan skripsi, kami baru bisa terlaksana seminggu sebelum batas waktu kompetisi Swift Student Challenge.

“Tidurlah di malam hari,” katanya.

Namun pengorbanan itu membuahkan hasil. Seorang karyawan Circuit Craze memenangkan Swift Student Challenge 2024. Terlebih lagi, dia juga menerbangkan Apple ke WWDC 2024 dan berkesempatan bertemu langsung dengan Tim Cook.

“Saya sebenarnya sangat senang karena tahun lalu saya hanya ikut karena kemampuan saya kurang bagus. Tapi tahun ini saya ingin menjadi salah satu pemenang karena saya sudah 10 tahun belajar di Developer Academy, jadi saya merasa punya skill dan eksekusinya sudah siap,” kata Nadya.

“Tapi saya tidak menyangka bisa menjadi pemenang dan diundang ke sini (WWDC),” lanjutnya

(afr/fay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *