Jakarta –
Read More : Segini Uang Pensiunan PNS 2025 Berdasarkan Golongannya
Harga bawang putih terus naik dan belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Situasi ini membuat pemerintah mengambil langkah dengan mengumumkan aturan harga pengadaan (HAP) bawang putih.
Rencana ini juga disampaikan Badan Pangan Nasional saat pertemuan dengan pemangku kepentingan bawang putih, pekan lalu.
Seperti kita ketahui, produk-produk tersebut mengalami kenaikan sejak tahun lalu dan hingga kini belum mengalami penurunan harga. Pasokan dalam negeri rendah karena masyarakat tidak mampu berbuat banyak untuk memenuhi kuota impor mereka.
Anggota DPR Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan, Bapanas Nyoto Suwignyo mengatakan, untuk menaikkan harga bawang putih, pihaknya akan membentuk PAH. Biaya yang akan ditetapkan juga akan bervariasi sesuai dengan zonasi wilayah.
“Minggu ini, asosiasi pangan mengadakan pertemuan kerja sama pertanian pada Rabu, 22 Mei 2024, dengan para pemangku kepentingan bawang putih menyetujui HAP untuk keputusan bawang putih dan zonasi,” ujarnya dalam pertemuan asosiasi industri pangan, dilansir dari YouTube. Kementerian Dalam Negeri RI. , Senin (27/5/2024).
Dari keputusan tersebut, kedepannya pihak-pihak yang berkepentingan diajak untuk ikut meninjau usaha bawang putih untuk dijadikan produk pada pertemuan berikutnya. Keputusan tersebut masih memerlukan persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Oleh karena itu, sudah ada keputusan dari presiden,” jelasnya.
Nyoto mengatakan, produk bawang putih masih mewakili 39% dari kuota yang telah dicanangkan. Nilai impor bawang putih sebenarnya hanya 135.865 dari kuota alokasi 249 ribu ton. Tahun ini saja rencananya akan mengirimkan 645.025 bawang putih.
“Sehingga masih ada 213.435 ton bawang putih yang diimpor,” jelasnya.
Tonton juga videonya: Kunjungi Pasar Salakan, Jokowi Temukan Harga Bawang Putih Mahal
(lakukan/rd)