Jakarta – Jutaan orang tidak dapat memiliki sejumlah anak yang Anda inginkan, tetapi bukan karena mereka tidak ingin menjadi orang tua. Situasi dimulai dengan jumlah hal dan di luar populasi dunia “krisis kesuburan nyata.”
Read More : Kronologi Varian ‘Ganas’ Mpox Clade Ib Masuk India, Tertular dari Mana?
Studi ini dibuat dari United Country (pasien) dan 1.000 mitra dengan lebih dari 14.000 mitra, sepertiga dari populasi dunia, termasuk Indonesia. Hasilnya adalah fakta bahwa lima anak muda di seluruh dunia Anda.
Nilai pertama adalah harga meningkatnya anak-anak tinggi, rumah tangga, rumah, rumah, rumah tentang dunia dan kurangnya mitra yang relevan. Pengembangan Ekonomi Udara dan standar wanita dalam masalah ini membuat masalah dalam masalah ini.
Sementara itu, 17 persen dari peserta percaya mereka setidaknya satu minimum. Sementara 6 persen percaya mereka akan memiliki anak yang sangat.
“Tepung asli bukanlah kasus dari mereka yang tidak ingin menjadi anak -anak tetapi dapat memiliki lebih dari seratus anak, di CJS 2025 di Jakarta (037/20).
Alasan untuk orang Indonesia, yang memilih anak -anak berkurang, dengan pembatasan keuangan (39%), pembatasan rumah (20%).
“Kami ingin menjawab apa jawaban atas kebutuhan untuk anak -anak, seperti anak -anak dari kelahiran Kristus, seperti anak -anak dari Born, seperti anak -anak yang lahir, seperti anak -anak dari lahir, seperti anak -anak dari kelahiran anak -anak, seperti anak -anak dari lahir, seperti anak -anak dari kelahiran Cherth of Cherth, seperti para pembobol burdren.
Bukannya di Indonesia, sekitar 14 persen dari peserta dalam fokus pada status politik atau sosial. Sementara 9 persen menjadi perubahan iklim sebagai hambatan bagi anak -anak.
Dia meminta 1.000 orang di Indonia dan Indonesia.
“Tidak ada yang dihadapi, masalah ini adalah bahwa orang tidak bisa mengatakan,” lanjut.
Video “Video: Video: Lokasi Indonesia Indones 3 Dunia (Susu / Jora)