Jakarta –
Read More : Kisah Kapal Pembawa Petaka di Cirebon, Kedatangannya Membuat Kematian Massal
Kepala Balai Museum, Museum, dan Kebudayaan Pustanto menghimbau agar Hari Kesadaran Nasional tahun 2024 tidak terlewatkan. Ia menilai hal ini merupakan momen penting sebagai restorasi edisi kedua.
Pustanto membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Ari Setiadi, dalam pidato bertajuk ‘Kebangkitan Keduanya Menuju Indonesia Emas’ pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Senin (20/5). . /2024). Salah satu pidatonya berbicara tentang kebangkitan fase kedua beserta tantangan dan peluang kemajuan teknologi.
“Kebangkitan Kedua adalah masa yang paling penting bagi kita saat ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh pengharapan, keyakinan dan keyakinan. transformasi digital,’ Emas Menjadi modal utama ‘Indonesia 2024,’ kata Pustanto.
Pustanto juga menjelaskan, perayaan tersebut merupakan rangkaian ritual menjelang Hari Kebangkitan Nasional. Kekuatan perayaan di Museum Kebangkitan ini adalah kesempatan sempurna untuk mengenang berbagai peristiwa penting di masa lalu.
“Upacara ini diadakan setiap tahun dan dipersiapkan menjelang Hari Migrasi Nasional. Di Stovia, siswa sekolah dari berbagai daerah diutamakan, sehingga sangat sepatutnya Bhinneka Tunggal Ika lahir di sini dengan semangat kebebasan yang sama yang dilanjutkan pada tanggal 28 Oktober. hingga akhirnya kita merdeka pada tahun 1945. “Tanpa kebangkitan negara, mungkin kita tidak akan seperti sekarang ini,” kata Pustanto.
Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian perayaan ini diselenggarakan atas kerja sama dengan sekolah-sekolah di sekitar Jakarta, dengan berbagai pemangku kepentingan yang mengadakan lokakarya lanjutan festival tersebut.
“Rashtriya Jagriti Sangrahalaya sedang mempersiapkan hal ini dengan melibatkan pesertanya terutama generasi penerus. Setelah ini akan ada beberapa workshop, satu tentang Karavitana, satu tentang ibu kembar, satu tentang ecoprint, satu lagi tentang herbalist Hogi, ternyata kualitasnya sudah ada. diwariskan oleh nenek moyang kita yang sebenarnya “Ini sangat khas Indonesia dan jelas bagi generasi muda dapat mempengaruhi bagaimana kita mengubah sesuatu menjadi sesuatu yang menarik,” lanjut Pustanto.
Kali ini Mahotsav Kebangkitan Nasional dibuka untuk umum. Salah satu yang hadir adalah Ardi Yanto asal Jakarta Utara.
Ia mengamati bahwa seluruh masyarakat yang antusias mengikuti festival tersebut mengenakan kostum tradisional yang berbeda-beda.
Ardi menuturkan, “Senang sekali, meski baru pertama kali merasa cantik sekali. Saya terkesan dengan yang lain, mereka juga antusias, bajunya unik.”
Ardi pun menyampaikan harapannya untuk Indonesia di Hari Kebangkitan Nasional ini.
“Sebenarnya tadi disampaikan oleh Ketua Partai bahwa kita sekarang berada di zaman yang sangat teknologi, mau tidak mau kita harus hidup, walaupun teknologi ini menghilangkan sebagian pekerja, oke, tapi ya begitulah. kenyataan yang harus kita hadapi,” kata Ardy.
Indonesia telah melalui perjuangan panjang untuk mencapai kemerdekaan. Budi Oyetomo didirikan oleh Dr. Mahasiswa Sutomo dan Stovia menjadi simbol Hari Kebangkitan Nasional. Di Hari Kebangkitan Nasional ke-116 ini, Museum Kebangkitan Nasional kembali mengadakan perayaan sebagai wadah mengenang perjuangan pendidikan Indonesia.
Tak hanya dihadiri oleh pimpinan museum se-Jakarta, namun juga peserta biasa dalam acara yang diadakan di Museum Kebangkitan Nasional.
Seminggu sebelum festival, Rashtriya Jagruti Museum membagikan postingan di Instagram resmi @muskitnasofficial tentang pembukaan pendaftaran bagi peserta umum yang berminat mengikuti kegiatan ini. Hal ini menimbulkan banyak kehebohan di kalangan masyarakat luas, namun sayangnya hanya 100 orang yang beruntung yang berkesempatan untuk menghadiri acara tersebut.
Upacara akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2024 pukul 08.00 WIB. Rangkaiannya tidak jauh berbeda dengan upacara biasanya, terdiri dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan Pancasila, sambutan pimpinan, pembacaan UUD 1945, diakhiri dengan doa dan nyanyian. masyarakat. Simak video “Mobil menuju Taman Margasatwa Ragunan malam ini bawa ular” (Perempuan)