Jakarta –

Read More : Penjelasan Lengkap Bulog soal Dugaan Mark Up Impor Beras & Demurrage

Pemerintah Indonesia harus bersaing dengan Vietnam untuk berinvestasi. Investasi dan/PKPM, Nurul Ichwan, presiden sub -vice, memberikan banyak penawaran menarik kepada investor.

Pengusaha yang berinvestasi di modal mereka di Vietnam adalah masalah sewa tanah yang paling banyak. Pemicu sebenarnya dapat merasakan perusahaan besar yang dapat menyewa tanah.

“Pemerintah Cina dan Vietnam dapat membuat dorongan yang menarik. Mereka dapat melindungi sewa tanah. Jadi bayangkan bahkan perusahaan besar dapat membayar sewa tanah,” katanya dalam pidato investasi Teticomom pada hari Rabu (30 April 2015).

Tidak hanya itu, tetapi pemerintah Vietnam juga memberikan dorongan dalam bentuk bangunan. Menurut Noorul, sulit untuk mengenali dorongan ini di Indonesia karena prosesnya hanya sangat rumit untuk emansipasi Bumi.

Nurul menjelaskan, “Ini masih tragis, bukan sewa tanah, dan bangunan itu dibangun oleh pemerintah. Nah, jika kita, jika kita menempatkan bumi, saya ingin melepaskan bumi untuk meminta maaf. Itu akan terjadi.”

Nurul mengatakan Indonesia dapat dipelajari dari banyak negara yang terkait dengan dorongan ini. Meskipun dia berpikir bahwa Indonesia tidak harus menjual banyak konsesi karena Indonesia memiliki banyak sumber daya alam yang menarik.

Menurutnya, wajar bagi negara -negara miskin untuk menjual konsesi untuk berinvestasi berinvestasi di negara mereka. Tetapi bagi Indonesia, ini tidak harus dilakukan, karena kekayaan alami kita sendiri telah menjadi bagian dari insentif.

“Kami dapat mencoba belajar banyak dari banyak negara, tetapi menurut kami kami tidak harus datang, karena Indonesia, kami, teman -teman, penuh dengan sumber daya alam,” kata Nurul.

Dia menyimpulkan bahwa “jika tidak ada sumber daya alam di negara -negara miskin, itu dapat membuat banyak hak istimewa yang tertarik untuk masuk. Tetapi sumber alami kita yang luar biasa, yang merupakan pemicu alami lainnya.” (ILY/ARA)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *