Jakarta –
Read More : PSG Vs Rennes: Les Parisiens Menang 3-1
Kementerian Keuangan (Kemen) mencatat bahwa ada banyak orang kaya yang menikmati program dukungan sosial dan subsidi pemerintah. Wakil Menteri Keuangan Suhasara Nazara menjelaskan bahwa masyarakat dibagi menjadi 100 Indonesia 1-6, 7-10 kelompok kaya miskin.
Tim komunitas kaya menikmati program sosial dan kafir yang tersedia untuk beberapa pemerintah dari beberapa program terdaftar. Misalnya, Program Harapan Keluarga (PHK) diambil oleh utang 81,6% atau 6 triliun hingga Maret 2025.
Desil 7-10 Sosial telah menerima 18,4% (RP 3,2 triliun). Bantuan dengan kartu makanan, 15,9% (Rp. 7,8 triliun), 7-10 (Rp. 3.2 Trills diterima.
“Jika kami ingin membandingkan program APBN,” katanya pada konferensi pers tentang ASBN, “430/2025” konferensi pers kami di APBN.
Selain itu, proposalnya diambil oleh Smart Smart Program (PIP) 80,4% (RP 300 miliar) 7-10 (RP 1,2 triliun).
Subsidi juga dalam cahaya, karena ternyata banyak orang telah menerima nilai tinggi. Misalnya, 61,6% (Rp. 8,7 triliun), dan 7-10 opini, 7-10 (RP 5,4 triliun, 7-10 adalah banyak pembeli.
“7-10 Desil menggunakan 3 kg LPG berada di atas program lain,” katanya.
Kemudian Subsel Desel Wis Risch di 79,1% (700 miliar), atau bahkan (700 miliar), atau bahkan (700 miliar), atau bahkan 000,1% respons terhadap 1-6 -1 -1 DESIL hanya 20,9% (Rp 200 miliar).
Program Lain (JKN) Akses ke National Health Insurance (JKN) telah menerima 73,4% desil 73,4%, dan sejumlah besar jumlah RP 6,5. 7-10 26,6% penerima dengan 1-10,26,6%, RP 3.1 Count.
Selain itu, 73,2%, RP mendapatkan kembali pupuk yang menerima 73,2% dari biaya 6,3 triliun. 26,4% atau RP 5,4 untuk 7-10-an. Akhirnya, distribusi subsidi listrik, serta 32,7% dari keputusan 7-10 (Rp 5,4 triliun) dan 67,2 triliun (Rp 11,2 triliun).
“Tentu saja, program publik yang lebih baik lebih baik daripada miskin, peka terhadap orang -orang ini akan benar -benar menerima program pemerintah, tetapi memiliki komunitas kami di masyarakat,” katanya. (Kil / kil)