Jakarta –
Read More : Cerita Warga India Terpaksa Tidur di Atap Rumah saat Malam gegara Suhu Panas
Pemerintah Meksiko melarang penjualan makanan cepat saji di sekolah. Ini adalah langkah dalam mengurangi obesitas dan diabetes anak -anak, terutama warga negara, terutama anak -anak.
Fondasi anak -anak sekolah Meksiko, yang dikutip dari produk garam dan manis, telah menjadi makanan dasar. Masalah dengan diet ini yang ingin dikembangkan oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan aturan baru Meksiko, sekolah harus berhenti menjual makanan atau minuman dengan logo peringatan hitam. Logo ini menunjukkan bahwa makanan atau minuman ini mengandung garam tingkat tinggi, gula, kalori dan lemak.
Sekolah diperlukan untuk memasok lebih banyak makanan cepat saji yang bergizi seperti kacang taco dan air).
Presiden Meksiko Claudia Sheenbaum, CNN, Jumat (11/4/2025) mengutip “kacang taco lebih baik daripada saku keripik kentang.”
Menurut Yayasan Darurat Anak Internasional PBB (UNICEF), anak -anak di Meksiko mengkonsumsi lebih banyak makanan asing daripada Amerika Latin. Minuman manis dan makanan olahan membentuk 40% dari total kalori yang dikonsumsi oleh anak -anak dalam sehari.
Menurut pemerintah daerah, sepertiga anak -anak di Meksiko dianggap sebagai obesitas. Inilah alasan mengapa pemerintah telah diterapkan secara ketat dengan aturan makanan anak.
Sekolah yang melanggar aturan ini akan dikenakan sanksi halus yang memulai $ 545-5.450 (9,1-91 juta RP).
Sekolah -sekolah hukum yang dibuat oleh pemerintah Meksiko adalah area kerja dan gaya hidup sehat. Pemerintah berharap bahwa orang tua akan memainkan peran aktif dalam membuat makanan sehat untuk anak -anak mereka di rumah. “Konsumsi makanan pada anak -anak, konsumsi makanan pada anak -anak” (DPY / KNA)