JAKART –

Read More : Pelatih Sociedad Nilai Madrid Dibantu Wasit ke Final Copa del Rey

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan bahwa Rp 86,85 triliun didirikan di dana pemerintah daerah (PEMDA) di bank. Ini didasarkan pada jumlah saldo dalam pemerintahan nasional pada tanggal 31 Desember 2024.

Wakil menteri keuangan Nazar mengatakan angka RP. Sejauh 2023, jumlah dana pemerintah daerah yang disiapkan di bank RP adalah 97,87 triliun.

“Pada tanggal 31 Desember 2024, dana pemerintah daerah dicatat di perbankan di RP.

Posisi dana pemerintah daerah di perbankan dari tahun 2021 hingga 2024 menunjukkan tren yang masih membaik. Pada tahun 2021, jumlah dana yang mencapai RP mencapai 113,38 miliar, dan pada tahun 2022 angkanya naik menjadi Rp 123,74 triliun.

Tetapi pada tahun 2023, angka tersebut turun menjadi Rp 96,87 triliun, sampai dana pemerintah daerah yang didirikan di bank akhirnya berada di 2024 RP 86,85 triliun. Menurutnya, angka ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah dapat menghabiskan anggarannya.

“Di sisi lain, kami juga mencatat bahwa dana yang lebih rendah ini disebabkan oleh implementasi persyaratan saluran yang lebih baik untuk 2024 dan kebijakan TDF TDF (TDF) TDF, menggunakan TDF terutama untuk membayar DBH, biasanya dihitung pada akhir tahun,” jelasnya.

Itu ditambahkan ke 2023 RP 45 triliun. Meskipun nilainya pada tahun 2024 RP.

“Ini adalah dana yang terkait dengan pemerintah daerah, tetapi mereka dapat digunakan kapan saja jika pemerintah daerah harus menggunakannya dengan manajemen yang tepat,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Keuangan mencatat biaya transfer ke daerah pada bulan Februari, yang mencapai Rp 136,6 triliun atau 14,9% dari total plafon. Ini lebih tinggi dari distribusi hingga Februari 2024, yang hanya mencapai Rp 134,7 triliun.

Data berdasarkan pada General Alocated Fund Transfer Group (DAU) RP 86,6 triliun lebih tinggi dari tahun lalu RP 82,6 triliun. Kemudian RP penghargaan non-fisik (atap) adalah 30,3 triliun, tinggi dibandingkan dengan tahun lalu Rp28,6 triliun.

Selanjutnya, DBH didistribusikan Rp 13,8 triliun dan dana desa, serta Salur, yang mengeluarkan pembangunan dan pemerintah daerah Rp 5,9 triliun.

“Kami menganggap bahwa akan ada distribusi lain dari Rp 57,1 triliun pada bulan Maret, khususnya untuk mendukung layanan publik seperti sekolah, Puskesma, atap non-fisik, bantuan industri sekolah dan bantuan kesehatan dalam kesehatan, dan untuk memberikan tau kepada pemerintah pemerintah,” jelas oleh Suir.

Lihat juga Video: PEMDA Money pergi di Bank Rp 157 T.

(SHC/RRD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *