Jakarta –

Read More : Aspira Rayakan Podium Alex Marquez bersama Gresini di MotoGP Thailand

Gorontalo telah lama dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras di Indonesia. Gorontalo mempunyai makanan khas berbahan dasar jagung yaitu binte biluhuta.

Kuliner ini mudah ditemukan traveler di restoran-restoran sekitar Kota Gorontalo. Binte biluhuta artinya jagung yang disiram.

Corn flakes dipadukan dengan kelapa, udang, cakalang suwir, daun kemangi, irisan bawang merah, tomat, dan daun bawang. Bahan-bahan tersebut kemudian dituangkan ke dalam saus pedas pilihan yaitu merica, cabai, garam, dan jeruk nipis.

Efek pedasnya tercipta dari lada dan cabai, rasa pedasnya berasal dari jeruk nipis, serta rasa manis dari jagung.

Ternyata Biluhuta yang bernuansa kuliner dulunya mampu membuat dua kerajaan saling berperang.

Binte biluhuta dipercaya sudah dikenal sejak abad ke 15, pada masa itu sering terjadi peperangan antara Kerajaan Gorontalo dengan Kerajaan Limboto. Perang ini berakhir dengan damai karena diplomasi.

Konflik kedua kerajaan yang terjadi pada saat itu adalah biji-bijian yang terbagi yang artinya perpecahan. Kulit jagung yang tersebar kemudian dipadukan dengan berbagai bumbu, sehingga menjadi satuan biluhuta yang diikat.

Sejak saat itu, binte biluhuta dikenal sebagai simbol perdamaian dan persatuan dalam hati yang terbelah.

***

Artikel ini dibuat oleh arkeolog Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hari Suroto Saksikan video “Wisata Bumi Terang Tulang Bolango, Indahnya Panorama Alam dari Puncak Bukit” (msl/msl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *